Kubu Jokowi dan Prabowo Belum Jelas, Masyarakat Sunda Sebut Dua Nama Ini Jadi Cawapres

Ilustrasi Pilpres 2019

Ilustrasi Pilpres 2019

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PANTURA– Momentum pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 harus dimanfaatkan oleh komunitas masyarakat sunda untuk menunjukan potensi, jati diri, dan sikap politik yang tegas. Jangan ada lagi keraguan dan malu-malu untuk mengajukan beberapa figur Ki Sunda untuk ikut berkontestasi.

“Sebagai entitas terbesar kedua di Indonesia dan penyumbang 20% suara nasional, inilah saatnya warga Sunda mendikte perpolitikan nasional. Kita akan tawarkan beberapa sosok sunda yang mantes sebagai calon pemimpin negara,” kata Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan Dindin S Maolani, Kamis (2/8).

Menurut Dindin, orang sunda yang selama ini cenderung ngelehan (mengalah, red), mangga ti payun (silahkan duluan, red), dalam konteks kontentasi pemilihan pimpinan nasional, tidak tepat lagi.

Baca: Begini Prediksi Mengejutkan Pengamat Politik Soal Pilpres 2019

“Potensi politik orang sunda sangat besar. Kapabilitas beberapa figur orang sunda juga sangat mumpuni, sudah sangat teruji sehingga geus mantes mingpin nagara,” katanya.

Kesempatan untuk memunculkan sosok sunda dalam Pilpres 2019 masih sangat terbuka, karena hingga saat ini dua kubu yakni Jokowi dan Prabowo belum menentukan pasangannya.

“Kita harus benar-benar bisa memanfaatkan peluang untuk menawarkan sosok ki sunda sebagai calon Wakil Presiden kepada Jokowi dan Prabowo. Kenapa calon wapres bukan capres? Kita harus realistis. Konstelasi politik nasional saat ini memang mengarah kepada Jokowi dan Prabowo sebagai calon presiden,” kata Dindin.

Baca: Begini Pandangan Dedi Mulyadi Soal Perdebatan Elit Politik Jelang Pilpres 2019

Dalam beberapa hari ke depan, beberapa komunitas kasundaan, seperti Paguyuban Pasundan, Gerakan Pilihan Sunda dan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) akan mendeklarasikan pengusungan beberapa nama, antara lain Yuddy Chrisnandi dan Ahmad Heryawan. Nama-nama itu akan direkomendasikan baik kepada kubu Jokowi maupun Prabowo sebagai calon Wakil Presiden.

Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis) juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hadirnya sosok sunda dalam kontestasi kepemimpinan nasional.

Banyak sosok ki sunda yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjadi pemimpin nasional, di antaranya Yuddy Chrisnandi dan Ahmad Heryawan,” kata Ketua Gerakan Pilihan Sunda Andri Kantaprawira.

Baca: Jusuf Kalla Jangan Ikut Bursa Pilpres 2019, Cukup Konsentrasi pada Hal Ini

Gerpis melihat figur Yuddy maupun Heryawan mempunyai potensi dan posisi politik yang bisa menguatkan Jokowi atau Prabowo, karena mempunyai dukungan dari basis pemilih yang kuat, terutama dari warga Jawa Barat yang  mayoritas urang sunda. “Ini modal politik yang sangat besar,” katanya.

Yuddy Chrisnandi

Yuddy Chrisnandi

Khusus untuk Ahmad Heryawan, posisi tawarnya juga sangat tinggi. Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini pernah menjadi ketua tim pemenangan Prabowo pada Pilpres 2014 dan berhasil memenangkan Prabowo di Jawa Barat.

“Ahmad Heryawan juga adalah kandidat urutan teratas dari PKS untuk calon presiden,” ujar Andri.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Ahmad Heryawan./Foto: Istimewa

(aga/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds

Konsep render diduga iPad terbaru. (Viktor KadarVia9to5Mac)

Beginikah Model IPad Terbaru?

APPLE telah mengonfirmasi akan menjadi tuan rumah acara pada 30 Oktober mendatang. Dari sana banyak pihak berharap bahwa iPad baru akan …