RINDU Menang Mutlak di Basis PDIP dan Golkar, BARKA Ciayumajakuning Bereaksi

BARKA Ciyumajakuning saat bersama RK./Foto: Alwi

BARKA Ciyumajakuning saat bersama RK./Foto: Alwi

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIREBON– Pasangan Rindwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum (RINDU) dalam pemilihan calon Gubernur Jawa Barat 2018 ternyata mendapat suara tertinggi khususnya di wilayah yang menjadi basis PDIP dan Golkar.

Seperti di Kota Cirebon sendiri, RINDU meraih suara terbanyak 35,30 persen. Sementara Paslon nomor urut 2 HASANAH mendapat 15,30 persen.

Paslon nomor urut 3 ASYIK, meraih 25,70 persen dan Paslon nomor urut 4, 2DM meraih 23,90 persen.

Baca:

Meski Rapat Pleno Rekapitulasi Digugat, KPU Kabupaten Bogor Tetap Bilang Begini

 

Dewan penasehat BARKA (Baraya Ridwan Kamil) Ciayumajakuning, John Supriyanto, mengungkapkan kemenangan pasangan nomor urut 1 tersebut juga diikuti wilayah 3 yang lain seperti Kuningan, Majalengka dan Indramayu.

“Semuanya berbasis PDIP dan Golkar. Di Kota Cirebon sendiri, RINDU mendapatkan 35,30 persen dan Kabupaten Cirebon 30,73 persen,” ungkap Dewan penasehat BARKA (Baraya Ridwan Kamil) Ciayumajakuning, John Supriyanto, saat ditemui Pojokjabar.com di Kota Cirebon, Selasa (10/7/2018).

John Supriyanto pun menjelaskan, di Majalengka, yang merupakan tempat kelahiran TB Hasanuddin, pasangan RINDU memperoleh 26.14 persen atau 186.899 suara.

Sementara, Di Indramayu, lanjut John, RINDU mendapat 41,173 persen, Hasanah meraih 15,2. Sedangkan, paslon nomor 3 ASYIK mendapat 16,21 persen dan paslon nomor 4, 2DM 27,40 persen.

Sementara, di Kabupaten Kuningan sendiri, ungkap John, paslon RINDU menang 31,5 persen, HASANAH mendapat 15,8 persen, ASYIK 29,6 persen dan 2DM 23,1 persen.

“Saya ucapkan rasa syukur karena semuanya wilayah berbasis PDIP dan Golkar,” pungkasnya.

IMG-20180710-WA0015

Ridwan Kamil bersama istri saat kunjungan di Pasar Kanoman, Kota Cirebon./Foto: Alwi

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds

Rivalitas Persib dan Persija

Rivalitas Persib-Persija Sudah Tak Sehat

RIVALITAS antara pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung perlu mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan, pemerintah, serta PSSI. Sebab, rivalitas …