PJ Walikota Sukabumi Minta Paslon Wajib Jaga Kondusifitas

Kabiro Pelayanan Pengembangan Sosial Setda provinsi Jawa Barat, Dadi Iskandar saat dilantik menjadi penjabat Walikota Sukabumi oleh Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Aula Gedung Sate, Minggu (13/5).

Kabiro Pelayanan Pengembangan Sosial Setda provinsi Jawa Barat, Dadi Iskandar saat dilantik menjadi penjabat Walikota Sukabumi oleh Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Aula Gedung Sate, Minggu (13/5).

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUM I— Penjabat Walikota Sukabumi, Dady Iskandar meminta kepada para kandidat Calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi bisa menjaga kondusifi tas Kota Sukabumi selama perhelatan Pilwalkot. Untuk itu, segala persaingan yang harus dijalani setiap Paslon atau pun tim kampannye bisa dilakukan dengan kepala dingin tidak menebar kebencian dan saling menghujat yang bisa mengakibarkan permusuhan antara Paslon.

“Jangan sampai ada permusuhan, semua paslon kan warga Kota Sukabumi, mari kita saling menjaga silaturahmi,” ujar Dady Iskandar.

Apalagi saat ini di bulan suci Ramadan kata Dady para paslon harus bisa menyejukan situasi dalam Pilkada Kota Sukabumi ini.

“ Pesta demokrasi ini jangan sampai di kotori oleh hal yang negatif,” katanya.

Untuk itu, setiap paslon ini harus siap menerima resikonya, artinya mereka harus siap untuk menang dan kalah dalam dunia politik ini. Pasalnya, pilkada ini bukan satu satunya jalan dalam membangun Kota Sukabumi yang lebih baik.

“ Kita ini harus siap menang dan siap kalah,” jelasnya.

Dalam menjaga kondusifitas Kota Sukabumi selama Pilkada, kata Dady terus berkoordinasi dengan KPU dan Panwaslu maupun pihak keamanan. Pihaknya ingin membangun sinergitas dengan lembaga yang berkaitan dengan terciptanya pilwalkot Sukabumi yang damai.

“ Ini kerja semua pihak, Pemkot, KPU ataupun Panwaslu dan aparat keamanan. Makanya, kita cek apa yang harus disinergikan,” pungkasnya.

(radar sukabumi/bal)


loading...

Feeds

Libur Lebaran, TPS Liar Mulai Bermunculan di Bekasi

Pemkot Bekasi Tutup 88 TPS Liar

Sejak 2014, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi telah menutup 88 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dari 120 yang tersebar secara …