Begini Kiprah Pelopor IPMMI Purwakarta

Kang Riana, Pelopor IPMMI Purwakarta./Foto: Istimewa

Kang Riana, Pelopor IPMMI Purwakarta./Foto: Istimewa

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Nama Ikatan Pengurus Mesjid dan Mushola Indonesia (IPMMI) Purwakarta di mata masyarakat identik dikaitkan dengan nama Kang Riana sebagai salah satu pelopor.

Namun, dirinya menyatakan telah undur diri dari komunitas tersebut yang kini menjadi ramai polemik soal eksistensi IPMMI tersebut.

Sebelumnya, pasca mundurnya Kang Riana, KH Muchtar HP selaku pendiri IPMMI Pusat menyatakan bahwa IPMMI Purwakarta harus netral.

Baca: IPPMI Tak Berafiliasi pada Paslon Manapun, Sejumlah Alasan Ini Bukti IPMI Netral

Tidak boleh berpihak kepada salah satu calon dalam pilkada ini. Harus patuh dan menunggu terhadap instruksi pusat mengenai sikap politik.

Namun hal itu dibantah oleh Ayi M Amin selaku Ketua Pengurus IPMMI Purwakarta, bahwa IPMMI tidak harus fatsun kepada pusat karena berdiri sendiri.

Menyoroti soal polemik itu, Kang Riana akhirnya membuka suara.

“Wah kalau saya sudah tidak tahu bagaimana IPMMI Purwakarta perkembangannya sekarang. Karena saya sudah keluar dari komunitas itu,” tuturnya.

Kang Riana merasa harus segera undur diri karena komunitas IPMMI Purwakarta ditumpangi kepentingan politik pihak tertentu, dan kelengkapan sebagai sebuah organisasi tidak selesai-selesai.

“Jadi kalau diluaran IPMMI Purwakarta identik dengan saya, saya tegaskan saya sudah keluar dan tidak ada sangkut pautnya dengan komunitas tersebut,”

Namun, Kang Riana tidak berhenti beribadah membantu memfasilitasi membangun mesjid.

“Masih jalan. Sekarang lagi bangun satu mesjid. Saya prioritaskan bagi daerah-daerah pinggiran atau perbatasan Purwakarta,” tutupnya.

(Adw/pojokjabar)


loading...

Feeds

politik-uang

514 Daerah Rawan Politik Uang

BAWASLU mencatat ada 514 kabupaten/kota di Indonesia yang rawan praktik politik uang dalam Pemilu 2019. Catatan tersebut hasil Indeks Kerawanan …