Tim Pemenangan Asyik Siap Klarifikasi, Yakin Tidak Salah?

Debat: (kiri kanan) Empat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Tb Hasanuddin-Anton Charliyan, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi saat Debat Pilgub Jabar 2018 di Balairung Universitas Indonesia, beberapa waktu lalu. Ahmad Fachry/Radar Depok

Debat: (kiri kanan) Empat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Tb Hasanuddin-Anton Charliyan, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi saat Debat Pilgub Jabar 2018 di Balairung Universitas Indonesia, beberapa waktu lalu. Ahmad Fachry/Radar Depok

Cari Aman

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik), siap memberikan klarifikasi terhadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas diputuskannya sanski administratif.
Baca:
Sebelumnya, Bawaslu menetapkan Asyik terbukti telah melakukan pelanggaran pada saat debat publik kedua Publik Jabar di Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Senin (18/5) lalu. Pernyataan penutup Asyik dianggap keluar dari tema debat.

“Siap (klarifikasi). Kita dari awal punya keyakinan demikian (tidak melanggar),” kata Ketua Tim Pemenangan Asyik, Haru Suandharu saat dihubungi RMOLJabar (Pojoksatu.id group), Jum’at (18/5).

Padahal, kata Haru, pihaknya belum sama sekali memberikan keterangan kepada penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu. Tetapi Bawaslu sudah satu langkah lebih maju memutuskan Asyik bersalah.

“Harus jelas mengeluarkan putusan pelanggaran. Tata tertib sama PKPU (Peraturan KPU) itu beda. Kalau tatib buat sebuah acara. Kalau emangnya menyimpang bisa diingatkan, kan selesai,” tutur Haru.

Selain itu, terkait somasi yang akan dilayangkan Tim Asyik terhadap KPU dan Bawaslu. Menurutnya, alur yang dilalui partai harus melalui Tim Kampanye. Sedangkan tim kampanye belum ada arahan lebih jauh dari partai.

“DPP Gerindra masukan aja dan memberi bantuan. Mau buat tim pengacara,” pungkas Haru.

Perlu diketahui, Paslon Asyik berencana melayangkan somasi terhadap KPU dan Bawaslu Jabar. Mereka tidak terima dianggap melanggar tata tertib kampanye karena mengkampanyekan dan membentangkan kaus #2019GantiPresiden dalam debat publik kedua Pilgub Jabar 2018.

(jar/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds

Kegiatan Alfamart Class. (ist)

Alfamart Class Hadir di Sejumlah SMK

DALAM rangka ulang tahun ke-19 Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya gelar pelatihan pemasaran di sejumlah sekolah kejuruan. Kegiatan tersebut serempak …