Waks, Sejumlah Jajaran Pemerintahan dan Para Camat Merasa Terhina Atas Ucapan Ridwan Kamil, Pasalnya…

Camat dan Jajaran Pemerintah Purwakarta menolak pernyataan Ridwan Kamil./Foto: via Rmoljabar

Camat dan Jajaran Pemerintah Purwakarta menolak pernyataan Ridwan Kamil./Foto: via Rmoljabar

Cari Aman

POJOKJABAr.com, PURWAKATA- Pernyataan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang menyebutkan ada penderita busung lapar di Purwakarta, menuai reaksi dari jajaran pemerintahan dan para camat di wilayah tersebut setempat.

Ridwan Kamil Janji Akan Bantu PSI di Pilpres 2019, Asalkan…

Para pamong itu merasa terganggu dan terhina dengan pernyataan tersebut.

Reaksi tersebut ditunjukan oleh seluruh camat yang ada. Senin (14/5). Sebanyak 17 camat yang ada melakukan kumpulan spontanitas guna menyikapi persoalan tersebut.

Kemudian, seluruh camat ini bersama-sama mendatangi Dinas Kesehatan setempat untuk meminta penjelasan terkait kabar busung lapar itu.

Begini Tips Ridwan Kamil buat Para Petambak Udang dan Garam

Salah satunya, Camat Sukasari. Jaya Pranolo yang dalam kesempatan ini mewakili 16 camat lainnya menegaskan, jika kabar tersebut merupakan pembohongan publik alias hoax. Dalam hal ini, pemerintah daerah merasa dilecehkan dan terhina.

“Terlepas dari isu politik, dalam hal ini sudah pemerintah daerah merasa terhina dengan pernyataan tersebut,” ujar Jaya usai mendatangi Dinkes setempat bersama para camat lainnya.

Jaya mengaku, pihaknya tak habis pikir jika benar di Purwakarta ada yang mengalami busung lapar. Mengingat, kata dia, selama ini program-program pemerintah sudah berjalan maksimal dan telah berhasil menjadi piranti, baik dari sisi ketahanan pangan maupun di sektor kesehatan.

Ketua DPP PSI Tamara Amani Klaim Partainya Miliki Kesamaan dengan Ridwan Kamil Soal Apa?

“Kalau seperti itu pernyataannya, kami dari pemerintah daerah selaku penyelenggaran negara kesannya tidak bekerja. Dan sangat ironis, kalau di kita benar ada busung lapar. Ini seolah-olah Purwakarta itu adalah wilayah pedalaman,” tuturnya.

Untuk itu, kedatangan para camat dan beberapa unsur desa ke Dinas Kesehatan ini pun sekaligus meminta supaya dinas terkait segera melakukan klarifikasi supaya bisa meredam keresahan masyarakat.

Dia menegaskan, adanya pemberitaan tentang remaja busung lapar ini jelas telah menyinggung pemerintahan daerah. Terutama, para camat. Sebab, selama ini kinerja dari mulai Ketua RT, Ketua RW, Kades dan camat, dinilai gagal.

Saat Ridwan Kamil Bikin Sketsa Wajah Muhamed Salah, Lihat Juga Videonya

Padahal, jangankan ada warga yang mengidap busung lapar, jika ada warga yang sakit lalu tidak ditangani dan dilaporkan ke pemkab, itu seluruh perangkat kecamatan mendapat sanksi tegas. Yakni, tunjangan aparatur ini tidak diberikan selama tiga bulan.

“Ada warga yang sakit dan kita tak laporan saja, seluruh perangkat kecamatan hingga RT/RW nya akan mendapat sanksi dari pemkab. Apalagi kalau ada busung lapar yang sifatnya sangat fatal,” katanya.

Sementara itu, kedatangan seluruh camat ini kemudian diterima oleh Sekretaris Dinkes, Dadan. Jajarannya menegaskan, tidak ada remaja asal Purwakarta yang menderita busung lapar.

Ridwan Kamil Jadi Saksi Nikah Syahnaz-Jeje, Ini Foto-fotonya

“Sesaat ada pemberitaan itu, kami langsung menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan kepada remaja yang disangkakan busung lapar itu,” ujar Dadan.

Dia melansir, hasil diagnosa tim dokter yang diterjunkannya, remaja tersebut bukan mengalami busung lapar ataupun gizi buruk. Tapi, mengidap satu penyakit yang membuat tumbuh kembangnya tubuhnya tak normal. “Kalau dilihat dari tubuhnya memang betul ada kelainan. Tapi, kami tegaskan itu bukan busung lapar ataupun gizi buruk,” katanya.

Dadan mengaku, pihaknta berencana memeriksa lebih lanjut kesehatan remaja tersebut dengan membawanya ke laboratorium. Hal tersebut, untuk lebih memastikan penyakit yang diidapnya.

Ridwan Kamil Klaim Earth Hour Kegiatan Positif, Minta Warga Matikan Lampu, Sebab

“Pemeriksaan sementara yang dilakukan tim dokter kami, remaja ini mengidap hepatitis. Ada pembengkakan di limpa remaja tersebut,” tambah dia.

Dadan menambahkan, pihaknya juga akan memanggil dokter yang memeriksa dan mendiagnosa remaja itu mengidap busung lapar saat kunjungan Ridwan Kamil itu. Dalam waktu dekat, dokter tersebut harus memberikan keterangan mengenai pemeriksaannya itu.

“Selama ini, di kita tidak ada bayi, anak ataupun remaja yang menderita busung lapar. Kalau benar ada, kasus ini sudah pasti kami laporkan ke provinsi maupun pusat,” pungkasnya.

Mengintip Obrolan Serius tapi Santai Ridwan Kamil dan Bima Arya Soal Hasil Survei

(nie/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds

Kegiatan Alfamart Class. (ist)

Alfamart Class Hadir di Sejumlah SMK

DALAM rangka ulang tahun ke-19 Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya gelar pelatihan pemasaran di sejumlah sekolah kejuruan. Kegiatan tersebut serempak …