Empat Paslon Pilwalkot Sukabumi Dicek 10 Jam

DAFTAR TES KESEHATAN: Bakal Calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi pada saat mengisi data sebelum pemeriksaan kesehatan di RS Hasan Sadikin Bandung, (11/1) kemarin.

DAFTAR TES KESEHATAN: Bakal Calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi pada saat mengisi data sebelum pemeriksaan kesehatan di RS Hasan Sadikin Bandung, (11/1) kemarin.

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Setelah empat bakal pasangan calon (bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi mendaftar diri ke KPU Kota Sukabumi, kini keempat bakal paslon, Mulyono-Ima Selamet (MULIA), Dedi R WijayaHikmat Nuristawan (DERMAWAN), Acahmad Fahmi-Andri S Hamami (FAHAM) serta Jona Arizona-Hanafie Zain (IJABAH) sudah menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Dalam pemeriksaan kesehatan yang pertama ini, sejumlah calon menjalani pemeriksaan dilakukan selama 10 jam oleh tim pemeriksa dari Provinsi Jawa Barat.

“Iya betul, jadwal hari ini mereka mengikuti tiga rangkaian tes, diantaranya Pemeriksaan Gula Darah, Psikologi dan Bebas Narkotika. Semua berjalan lancar,“ ujar Anggota KPU Kota Sukabumi Divisi Teknis Pemilu, Agung Dugaswara saat dihubungi Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Kamis (11/1/2018).

Sejumlah Paslon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi itu kata Agung akan mengikuti satu rangkaian pemeriksaan kesehatan jasmani yang akan dilaksanakan pada Minggu (14/1). Mereka harus kembali lagi ke RSHS sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan kepada para Paslon tersebut.

“Dipemeriksaan kesehatan kedua kalinya itu, mereka diperiksa kesehatan jasmani seperti, pemeriksaan jantung, mata, telinga dan lainnya. Lebih kepada penyakit bagian tubuh. Sekitar 13 Dokter Spesialis,” ujarnya.

Sedangkan untuk hasil pemeriksaan kesehatan itu nanti akan di umumkan oleh KPU pada 16 Januari mendatang.

Nantinya KPU akan menerima langsung berkas pemeriksaan kesehatan itu dari tim Pemeriksa kesehatan di tingkat Provinsi. Karena mereka yang mempunyai kewenangannya dalam pemeriksaan.

“Kita hanya menerima hasilnya saja, yang memutuskan lolos dan tidaknya yakni tim kesehatan itu. Nanti hasilnya kita beritahukan, “ katanya.

Adapun Tim pemeriksa kesehatan itu terdiri dari dari Himpunan Psikologi Indonesia, BNN Provinsi dan IDI Provinsi. Mereka merupakan tim dari Provinsi yang memang bertugas memeriksa seluruh Paslon pada Pilkada serentak di Jabar.
“Sekarang kan harus rumah sakit Tipe A menurut juknisnya. Di jabar satu satunya di Bandung, jadi semua kumpul disana se-Jabar. Makanya kita tidak lakukan di RSUD Syamsudin,” ungkapnya.

Pihak KPU tentunya mempercayakan sepenuhnya kepada Tim pemeriksa kesehatan dari provinsi Jabar. Lantaran KPU tidak mempunyai kewenangan, mereka yang berkompeten, pihaknya hanya menerima hasilnya lalu mengumumpkan.

“Aturanya sudah seperti itu, dipercayakam kepada tiga lembaga tersebut. Setelah ada hasil baru kita umumkan, “ pungkasnya.

Sementara itu, bakal calon Walikota sukabumi, Jona Arizona mengaku sudah menjalani semua rangkaian tes kesehatan. Dirinya optimis tes pemeriksaan hari ini ( kemarin. Red) akan mendapatkan hasil yang bagus.

“Insya Allah saya bebas dari Narkotika, saya selalu hidup sehat. Saya optimis dengan pasangan saya bisa lolos dari pemeriksaan ini,” ujarnya melalui pesan singkat.

(radar sukabumi/bal)


loading...

Feeds