Padil-Acep Daftar ke KPU Dihantar Ribuan Massa

Padil Karsoma dan Acep Maman pasangan calon bupati dan wakil bupati dari partai koalisi PDIP dan PPP, saat menyerahkan berkas-berkas persyaratan ke KPU

Padil Karsoma dan Acep Maman pasangan calon bupati dan wakil bupati dari partai koalisi PDIP dan PPP, saat menyerahkan berkas-berkas persyaratan ke KPU

Cari Aman

POJOKJABARcom, PURWAKARTA – Malam tadi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dari partai koalisi yaitu Padil Karsoma sebagai calon bupati dengan pendampingnya Acep Maman sebagai calon Wakil Bupati. Pasangan tersebut merupakan pendaftar kedua dari koalisi partai politik, Rabu malam (10/01).

Partai yang mengusungnya dari PDIP dan PPP, pasangan ini merupakan satu-satunya pasangan yang mencalonkan ketua DPC nya sebagai calon. Adapun ketua DPC PDIP yamg jadi calon yaitu Acep Maman, sebagai wakil bupati yang mendampingi Padil Karsoma.

Sekitar 1000 massa tadi malam mendampingi Padil dan Acep mendaftar ke KPU, kemudian juga ketua partai PPP Purwakarta Budi Sopandi Muplih yang turut serta sebagai partai pengusung menghantarkan pasangan tersebut ke KPU.

Setelah dilakukan pemeriksaan berkas-berkas terhadap calon, KPU menyatakan lolos sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati. Sehingga calon tersebut akan mengikuti proses selanjutnya.

“Untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati yang di usung PDIP dan PPP dinyatakan lolos dalam Calon Bupati dan Wakil Bupati, selanjutnya kepada calon untuk mengikuti tahapan berikutnya yaitu tes kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” ujar Ramlan selaku ketua KPU, saat usai memeriksa berkas-berkas calon.

Untuk diketahui PDIP Purwakarta memiliki keterwakilan kursi di DPRD sebanyak 8 kursi, sementara untuk PPP memiliki 4 Kursi jadi jumlah totalnya 12 kursi. Sehingga lebih dari cukup untuk memgusing calon Bupato dan Wakil Bupati, karena syarat untuk mengusung calon di Purwakarta minimalnya 9 kursi keterwakilan di DPRD. (Adw)


loading...

Feeds

LGBT

Cianjur Perlu Perda LGBT

Mazolat berharap, pekerjaan rumah yang tak mudah ini membutuhkan kerjasama dari masyarakat dan pemkab Cianjur.