Robert Alberts Tak Mau Ambil Resiko Latihan Malam

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Arbeurt saat memimpin jalannya latihan Maung Bandung di Lapang Sabuga, Kota Bandung, Senin (6/5/19).

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Arbeurt saat memimpin jalannya latihan Maung Bandung di Lapang Sabuga, Kota Bandung, Senin (6/5/19).

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Persib Bandung rutin menggelar latihan sore selama bulan Ramadhan. Sesi latihan sore Persib biasanya dimulai pada pukul 16:00 WIB hingga 17:30 WIB.

Walau sebagian besar pemain dalam kondisi sedang berpuasa, pelatih Robert Alberts menilai pemainnya sangat bersemangat menjalani semua program latihan yang diberikan tim pelatih. Meski intensitas latihan tinggi.

“Tidak ada masalah, justru penting bagi pemain untuk menjaga ritme seperti ini jadi ketika Ramadhan selesai mereka bisa kembali ke ritme seperti biasa dengan cepat,” katanya.

Roberts mengatakan para pemainnya cukup menikmati sesi latihan sore, meski sebagian besar dari mereka tengah menjalani ibadah puasa.

“Dan pemain juga tetap merasa nyaman. Ini kali pertama kami berlatih dengan intensitas tinggi tapi itu pun tidak lama jadi ini bagus bagi pemain untuk membentuk kekuatan mereka,” terang Roberts.

Sebelumnya, sempat ada rencana bila pada bulan puasa ini Maung Bandung juga akan menggelar latihan malam, saat intensitas latihan sedang tinggi. Selain itu, latihan malam juga untuk menyesuaikan dengan situasi saat pertandingan di kompetisi.

Namun Roberts sepertinya masih berpikir keras untuk memindahkan jam latihan anak asuhnya ke malam di bulan Ramadan. Persib pernah sekali menggelar latihan malam, dan Robert melihat efek yang dirasakan pemain setelahnya kurang begitu bagus.

“Kami sudah melakukan itu pekan lalu sebelum pertandingan, saat melakukan game internal. Tapi melihat reaksi (efek) pemain sehari setelahnya kurang baik,” pungkasnya.

(RBD/pra/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds