Dedi Kusnandar Kecewa Berat

Dedi Kusnandar

Dedi Kusnandar


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Dua kali berturut-turut Persib Bandung gagal menembus babak delapan besar Piala Presiden. Tentunya, pencapaian ini berbanding terbalik dengan dua penyelenggaraan sebelumnya.

Pada dua penyelenggaraan awal, Maung Bandung menjadi juara edisi pertama pada tahun 2015. Dimana pada babak final mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0.

Pada edisi kedua, waktu itu masih ditangani pelatih Djadjang Nurdjaman, Maung Bandung berhasil merebut juara ketiga. Dimana waktu itu mengalahkan Semen Padang dengan 1-0.

Sebagai pemain yang pernah merasakan gelar juara pada tahun 2015, Dedi Kusnandar tentunya kecewa. Namun kekecewaannya enggan berlarut, karena menurutnya masih ada liga sesungguhnya yang akan digelar.

”Kalau ditanya perasaan tentunya kecewa. Sebagai pemain yang pernah merasakan gelar pasti kecewa, perasaanya sama kayak bobotoh sekarang,” kata pemain yang berposisi gelandang itu.

Pemain yang akrab disapa Dado ini mengaku kondisinya jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dado mengaku cepat beradaptasi dengan rekan di tim meski empat bulan absen latihan bersama dan main.

”Semua pemain setelah dari cedera bisa beradaptasi lebih cepat. Apalagi sudah empat bulan saya tidak tampil. Saya berharap bisa lebih cepat lagi beradaptasi,” ucap Dedi.

Setelah empat bulan tidak bermain tentunya ada yang dirindukan dari Dado. Salah satunya atmosfer dukungan dari bobotoh.

”Suasana atuh, pertandingan Bobotoh. Pastinya seneng , apalagi ini bisa berangsur lebih cepet. Ini cedera paling parah yang pernah saya alami. Intinya kangen main kembali,” pungkasnya.

(RBD/pra/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds