Panpel Piala Gubernur Kaltim Ejek Persib Bandung, Ini Kata Dejan Antonic

Dejan Antonic
Dejan Antonic

POJOKJABAR.com, PERSIB – Turnamen sepakbola Piala Gubernur Kaltim sepertinya kurang menarik buat tim-tim besar. Buktinya, sudah ada Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PS TNI yang mundur dari turnamen tersebut.

Fenomena ini membuat pihak panitia penyelenggara (panpel) kecewa, terutama dengan Persib Bandung. Alasannya, Persib sudah menyatakan siap ikut jauh-jauh hari. Tapi, kini Maung Bandung menyatakan enggan ikut karena sang pelatih khawatir pemainnya cedera.

“Persib ini penakut, mereka takut. Saat mereka tuan rumah, kami tak takut main di Bandung. Tapi Persib kok takut main ke Kalimantan,” kata Wakil Ketua Panpel Turnamen Yunus Nusi, saat ditemui di Kemenpora, Kamis (11/2).

Lelaki yang juga ketua Asprov Kaltim tersebut terlihat emosi. Dia menuding, kekhawatiran Dejan Antonic, pelatih Persib, karena timnya sering kalah saat main di tanah Kalimantan.


“Bukan khawatir pemain cedera, Dejan itu takut reputasinya jelek karena banyak kalah di Kaltim,” ejek Yunus.
Andai punya otoritas melarang klub-klub Kaltim untuk tampil di Bandung atau bermain melawan Persib, Yunus ingin melakukan hal itu.

“Kalau saya punya otoritas, kalau Persib ajak bertanding, saya akan bilang tolak saja,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi, pelatih Persib Dejan Antonic menegaskan memiliki alasan kuat mengapa Persib tak mengikuti turnamen Gubernur Kaltim. Menurutnya Atep dkk sedang dipersiapkan untuk mentas di Indonesia Soccer Competition (ISC) April mendatang dan saat ini banyak dihuni pemain muda.

Tidak mengikuti turnamen itu, tegasnya, bukan berarti Persib takut. Seperti apa yang dikatakan Yunus Nusi. “Persib tim besar dan tak akan terprovokasi dengan pernyataan dia,” katanya di Stadion Siliwangi, Jumat (12/2).

Pelatih asal Serbia itu pun tak mau ambil pusing dengan ucapan Yunus.

“Saya tidak ambil pusing, kalau dia nilai kita takut oke terserah dia, tapi kita punya rencana lain,” ujarnya. Eks pelatih timnas Hongkong itu menganggap Yunus tak mengerti kebutuhan Maung Bandung, sebab skuat Persib saat ini juga dihuni banyak pemain anyar.

Jadi, Dejan merasa perlu meningkatkan kerjasama antar pemain. “Dia enggak tahu dan itu orang kenapa bisa bicara seperti itu,” sesalnya. (dkk.jpnn/pra)