Sampah di Pasar Rengasdengklok Menumpuk, GMPI Curiga Ada Sabotase

Sampaj di Pasar Rengasdengklok Dibiarkan Menumpuk
Sampaj di Pasar Rengasdengklok Dibiarkan Menumpuk. (Yusup/Pojokjabar)

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Tumpukkan sampah sudah 4 hari tidak diangkut atau dibersihkan oleh para petugas kebersihan UPTD Kebersihan Wilayah II DLHK Rengasdengklok di Pasar lama Rengasdengklok, diduga atas perintah pimpinan yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang.


Kemudian setelah adanya pemberitaan dari Pojokjabar tumpukkan sampah sudah 4 hari tidak diangkut atau dibersihkan itu langsung diangkut dan dibersihkan oleh para petugas kebersihan dengan menggunakan dua mobil pengangkut sampah pada hari Senin (07/11) pagi, meski masih tersisa.

Anggadita sebagai salah satu Tokoh Pemuda Rengasdengklok juga sebagai Departemen Kepemudaan DPP Ormas GMPI kembali menanggapi pernyataan dari Kepala UPTD Kebersihan Wilayah II DLHK Rengasdengklok sudah 4 hari tidak mengangkut atau membersihkan sampah di pasar lama Rengasdengklok itu berdasarkan perintah pimpinannya, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang.

“Aneh, emang perintahnya Kadis DLHK itu seperti apa, ko bisa-bisanya memberikan perintah kepada kepala UPTD agar tidak mengangkut sampah di pasar lama Rengasdengklok, atau jangan-jangan ada unsur sengaja agar para pedagang tidak betah,” ucap Angga menyampaikan ke Pojokjabar, Senin(07/11/2022).


Selain itu, Angga juga mengungkapkan adapun rencana Pemerintah Kabupaten Karawang untuk merelokasi para pedagang pasar lama Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi Rengasdengklok itu harus sesuai dengan ketentuan.

“Walaupun ada rencana pemerintah untuk merelokasi para pedagang itu mesti sesuai dengan ketentuan, adapun penolakan dari para pedagang cobalah pemerintah carikan solusi yang terbaik untuk para pedagang, jangan seperti ini caranya sampah biasanya diangkut setiap hari ko sekarang sudah 4 hari dibiarkan menumpuk, seakan-akan DLHK sabotase terhadap para pedagang mereka dibuat tidak nyaman,” ujarnya

Sementara itu, Wawan Setiawan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang saat akan ditemui Pojokjabar di kantornya untuk dimintai keterangan terkait perintah apa yang disampaikan olehnya kepada Kepala UPTD Kebersihan Wilayah II DLHK Rengasdengklok sudah 4 hari tidak melakukan pengangkutan atau pembersihan sampah di pasar lama Rengasdengklok.

Wawan Setiawan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tidak ada dikantornya. Bahkan ketika dihubungi melalui pesan via WhatsApp oleh Pojokjabar ia menyampaikan “Waalaikumsalam … pagi saya ke bag kerjasama, jam 10 an ya”, tulis pesan Wawan.

Namun, sampai sore ini Wawan Setiawan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan(DLHK) tidak ada respon sama sekali alias bungkam saat akan dimintai keterangan. (Yusup/Pojokjabar)