Aktivis Islam Desak Bupati Karawang Segera Keluarkan Perbup Anti Miras

Sunarto, Koordinator Forum Aktivis Islam
Sunarto, Koordinator Forum Aktivis Islam

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Forum Aktivis Islam (FAIS) mendesak Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana segera mengeluarkan peraturan bupati (perbup) tentang larangan minuman beralkohol atau munuman keras (miras).


Desakan ini muncul usai adanya insiden yang menewaskan empat orang pemuda di Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, akibat menenggak minuman keras.

Keempat orang itu meninggal dunia secara beruntun pada Rabu dan Kamis (22-23/6/2022). Para korban membeli muras jenis kentung di depot dekat SMAN 2 Karawang.

“Orang yang mati karena miras di Karawang sudah sering terjadi. Oleh karena itu kami menegaskan bahwa sudah sangat urgent dikeluarkan perbup terkait perda No 10 Tahun 2021 Terkait Peraturan Miras Dan Minol,” ujar Sunarto, Koordinator FAIS, kepada Pojok Jabar, Kamis (23/6/2022).


Seharusnya, kata Narto, dalam hal ini seluruh stakeholder mulai berfikir bagaimana menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya miras.

“Mau menunggu berapa banyak lagi nyawa meninggal sia-sia?” ucap Narto.

Untuk itu, Narto mendesak kepada pemkab dalam hal ini bupati agar segera mengeluarkan perbup tersebut.

Selain itu, dia meminta kepada penegak hukum agar segera menindak dengan tegas para penjual miras yang tidak bertanggung jawab.

“Dan kami mempertanyakan kesungguhan pemerintah daerah mengatasi masalah ini?. Kejadian berulang ini tentu membuat kita miris. Semoga tidak ada kejadian lagi mati masal karena miras!,” tandas Narto. (Ega/pojokjabar)