Sudah 21 Tahun Pria Asal Jayakerta Tekun Jualan Cilok, Alhamdulilah

Enjun Junaedi
Enjun Junaedi Saat Jualan Baso Cilok. (A Yusup Tohiri/pojokjabar)

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Merintis sebuah usaha tidak semudah membalikan telapak tangan. Dibutuhkan ketekunan dan kesabaran luar biasa untuk memulai suatu bisnis.


Inilah yang dilakukan Enjun Junaedi warga Dusun Pulo Harapan RT 06/03, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang.

Selama 21 tahun dirinya masih berkeliling berjualan bakso cilok untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan tanggungan 1 istri dan 2 anak.

“Alhamdulillah demi memenuhi kebutuhan hidup, saya berjualan cilok dengan menggunakan gerobak seadanya keliling kampung sudah 21 tahun berjualan cilok,” ucap Enjun saat diwawancara Jurnalis pojokjabar.com, Ahmad Yusup Tohiri, Sabtu (04/06/2022) sore.


Masih menurut Enjun, penghasilan yang diperoleh kisaran Rp200 ribu per hari. Jika hitungan bersih sekitar Rp90 ribu ia bawa pulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagai wujud tanggung jawab kepada istri dan kedua anaknya.

“Dari jualan cilok ini Alhamdulilah bisa untuk biaya hidup meski penghasilan tidak banyak kalau sekedar buat makan insya Allah masih bisa,” ungkapnya.

Disinggung soal Bantuan BLT UMKM yang dikeluarkan oleh pemerintah, dirinya sebagai pedagang kecil mengaku belum pernah mendapatkan Bantuan BLT UMKM dari Pemerintah. Namun dirinya hanya pernah menerima Bantuan BLT Dana Desa di tahun 2021.

“Untuk bantuan jenis BLT UMKM saya tidak pernah mendapatkan bantuan itu selama 21 tahun saya berjualan cilok, namun saya pernah mendapatkan bantuan BLT Dana Desa saja Tahun Kemarin, dan alhamdulillah saya manfaatkan sebaik mungkin,”tuturnya.

“Saya berharap bisa mendapatkan bantuan BLT UMKM untuk penambahan modal,” tambahnya.

Selain itu ia juga berharap agar pemerintah dalam menyalurkan bantuan BLT UMKM harus benar-benar tepat sasaran terutama untuk para pedagang kecil yang sangat membutuhkan modal tambahan. (AYT/Pojokjabar)