Polisi dan Bhayangkari Gadungan di Karawang Minta Maaf

Pasangan sejoli yang sempat heboh karena mengenakan seragam Polisi dan Bhayangkari. (tangkapan layar)

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Pasangan sejoli yang sempat heboh karena mengenakan seragam Polisi dan Bhayangkari akhirnya meminta kaaf karena sudah membuat resah di media sosial.


Sebelumnya, kedua orang warga sipil ini diamankan oleh polisi yakni Riki Alamsyah warga Dusun Tegal Asem RT 12 RW 05 Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, dan pacarnya bernama Ratna Wulan warga Dusun Kalihurip RT 08 RW 04 Desa Kalihurip Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang.

Polisi dan Bhayangkari Gadungan asal Karawang. (ega/pojoksatu)

Keduanya ditangkap usai membuat gaduh lewat postingan di akun media sosial tiktok dengan menyebut ‘kacang ijo memang bergiji tapi coklat bikin nyaman bikin tenang di hati lagi’.

Polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap terduga masyarakat mengaku sebagai Polisi dan Bhayangkari yang viral membuat postingan di Tiktok tersebut.


Setelah diintrogasi Polisi, kedua orang yang diamankan mengakui bukan merupakan anggota Polri dan juga bukan anggota bhayangkari.

Menurut Polisi, pelaku Ratna diminta mengunakan pakaian bhayangkari karena Saudara Riki berjanji akan menikahinya sekitar bulan Desember 2021, dan Riki mengaku anggota Brimob Lembang Cikole.

Sementara itu, dalam sebuah video yang beredar, kedua sejoli ini nampak berdiri di hadapan kamera sambil meminta maaf.

Pasangan sejoli yang sempat heboh karena mengenakan seragam Polisi dan Bhayangkari. (tangkapan layar)

“Assalamualaikum, saya Riki Alamsyah warga Rengasdengklok pekerjaan penjaga gudang meminta maaf atas video yang saya buat viral dengan seragam kepolisian. Saya beli seragam kepolisian dengan (cara) online, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar kepolisian republik indonesia,” ujar Riki disamping kekasihnya. (ega/pojokjabar)