Jimmy: Pembangunan Itu Harus Sistematis Berbasis Data yang Akurat


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Panglima Santri Karawang, Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) ikut angkat bicara soal Karawang masuk daerah termiskin ekstrem di Jawa Barat.

Menurut Jimmy, Pemkab Karawang seharusnya mengakui bahwa daerah ini masuk kategori termiskin. Pasalnya, sejauh ini pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Karawang tidak sistematis dan berbasis data.

“Pembangunan itu harus sistematis berbasis data yang akurat,” ujar Jimmy, Rabu (13/10/2021) di Kantor PCNU Karawang.

Menurut Jimmy, data akurat sangat dibutuhkan dan suatu hal yang sangat penting. Pasalnya, data adalah kunci utama kesuksesan suatu pembangunan.

“Jadi selama ini mereka (pemkab) itu membangun itu ya rutinitas, setiap tahun kegiatannya itu lagi itu lagi tanpa konsep yang jelas” ujar Jimmy.

Seharusnya, kata Jimmy, Pemkab melakukan pendataan dengan baik seperti jumlah jalan rusak, gedung sekolah rusak, data orang miskin, dan data lainnya dengan melibatkan para kepala desa.

“Setelah melakukan pendataan baru disesuaikan dengan kondisi keuangan, kalau kurang minta ke provinsi atau ke pusat,” ucap Jimmy.

Untuk itu, Jimmy berharap Pemkab Karawang bisa mengalokasikan dana untuk kebutuhan prioritas atau berbasis kebutuha mendesak sehingga bisa terserap dengan baik.

“Sudah lah ngaku saja bahwa memang belum maksimal bekerja,” katanya.

Sementara itu, data yang dikeluarkan Bappeda Kabupaten Karawang, jumlah penduduk kategori miskin ekstrem di daerah ini mencapai 106.780 jiwa.

Angka kemiskinan di daerah itu pada 2020 mencapai 195.410 jiwa atau 8,26 persen dari total jumlah penduduk setempat yang mencapai 2,3 juta.

Dari angka kemiskinan yang mencapai 195.410 jiwa tersebut, sekitar 4,51 persen atau 106.780 jiwa kategori kemiskinan ekstrem. (ega/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds