Kerumunan Vaksinasi COVID-19 di Stadion Singaperbangsa Bisa Jadi Klaster Baru


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Program vaksinasi massal yang digelar di Stadion Singaperbangsa, Karawang membeludak dan abai protokol kesehatan.

Pantauan di lokasi, sejumlah warga yang akan ikut vaksin nampak berkerumun di lokasi antrean. Acara vaksinasi di Stadion Singaperbangsa ini akan terus berlangsung sampai 18 Agustus 2021.

Komandan Kodim 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Hario Wibowo yang juga Wakil Ketua Satgas Covid-19 mengaku sudah bertindak ke lapangan.

 

Warga berkerumun di Stadion Singaperbangsa, Karawang. (ega/pojokjabar)

 

Menurut Medi, animo masyarakat Karawang cukup tinggi untuk mengikuti vaksin. Hal tersebut perlu diantisipasi karena masyarakat datang ke lokasi stadion jauh sebelum kegiatan dimulai.

“Selama menunggu itu mereka berkerumun padahal kegiatan vaksin belum dimulai,” katanya.

Medi mengatakan tim satgas covid-19 langsung melakukan penertiban terhadap kerumunan massa. Petugas menggiring peserta vaksinasi agar masuk ke tribun timur stadion Singaperbangsa.

 

Warga berkerumun di Stadion Singaperbangsa, Karawang. (ega/pojokjabar)

 

Sementara itu, Direktur Lembaga Pemantau, Penanganan, dan Pencegahan Covid-19 Karawang (LP3K), Sunarto, menyentil cara pemerintah menggelar vaksinasi massal tersebut.

Sebab, menurut Narto, kegiatan ini malah menimbulkan antrean dan kerumunan baru.

Padahal, dengan mulai banyaknya mutasi baru varian Delta, kerumunan warga sebaiknya dihindari karena bisa menjadi klaster baru penyebaran covid-19. (Ega/Pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds