Sengketa Tanah Wakaf, Lihat Respon Sekdes Tanjungsari Karawang

Sekretaris Desa Tanjungsari, Sutarna./Foto: Ega

Sekretaris Desa Tanjungsari, Sutarna./Foto: Ega


POJOKKARAWANG.com– Sutarna, selaku Sekretaris Desa Tanjungsari persoalan tanah wakaf lebih diketahui oleh ketua Dewan Keamanan Masjid (DKM) Jami Al-Mukaromah di wilayah kekuasaannya.

Tambahnya, perihal data, pengumpulan dana, hingga semua terkait tanah yang disengketakan itu diketahui oleh DKM.

 

“Kalau di desa hanya sebatas menerangkan data database saja,” ujar pria yang memakai baju oranye ini.

Baca: Pengacara Warga Dusun Turi Barat Angkat Suara Soal Sengketa Tanah

 

Ia mengaku sudah beberapa kali mengadakan mediasi, namun tak kunjung menemukan titik temu.

Tegasnya, tanah wakaf itu berbentuk tanah. Dan hasil panennya diberikan kepada masjid.

“Sudah berjalan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan di Pojokkarawang.com, puluhan warga Dusun Turi Barat, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cilebar berbondong-bondong mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Karawang untuk menyaksikan Sidang Putusan, Senin (7/6/2021).

Kedatangan warga ini untuk menyaksikan langsung hasil persidangan beragendakan putusan terkait sengketa lahan di wilayah mereka.

Menurut Kuasa Hukum Tergugat, yaitu “Ferry Febriyan Achmad” sebelum terjadi Gugatan ke pengadilan, sebenarnya sempat ada musyawarah terkait penyelesaian sengketa tanah wakaf masjid antara warga Dusun Turi Barat, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, dengan penggugat. (Ega/mar/pojokkarawang)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds