Pengacara Warga Dusun Turi Barat Angkat Suara Soal Sengketa Tanah

Pengacara warga Dusun Turi Barat, Ferry Febriyan Achmad./Foto: Ega

Pengacara warga Dusun Turi Barat, Ferry Febriyan Achmad./Foto: Ega


POJOKKARAWANG.com – Puluhan warga Dusun Turi Barat, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cilebar berbondong-bondong mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Karawang untuk menyaksikan Sidang Putusan, Senin (7/6/2021).

Kedatangan warga ini untuk menyaksikan langsung hasil persidangan beragendakan putusan terkait sengketa lahan di wilayah mereka.

 

Menurut Kuasa Hukum Tergugat, yaitu “Ferry Febriyan Achmad” sebelum terjadi Gugatan ke pengadilan, sebenarnya sempat ada musyawarah terkait penyelesaian sengketa tanah wakaf masjid antara warga Dusun Turi Barat, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, dengan penggugat.

Pengacara warga Dusun Turi Barat, Ferry Febriyan A.

Pengacara warga Dusun Turi Barat, Ferry Febriyan A. saat berada di persidangan./Foto: Istimewa

 

Namun, musyawarah tersebut tidak terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak.

Sidang hari ini, kata dia, ditunda karena beberapa alasan.

Ia mengaku bahwa agenda sidang selanjutnya akan berlangsung pada Tanggal 14 Juni 2021 mendatang.

“(Kami memperjuangkan) tanah wakaf. Yang diberikan warga setempat pada salah satu mesjid di desa Tanjungsari seluas kurang lebih 3.500 m²,” ujar Kuasa Hukum Tergugat Ferry Febriyan Achmad kepada Pojokkarawang.com di lokasi.

Menurut kuasa hukum tergugat, ada pihak yang mengklaim memiliki akta jual beli terkait tanah wakaf tersebut.

“Intinya mereka merasa tanah itu tanah mereka selaku ahli waris,” jelasnya.

Ia pun mengaku akan bekerja keras memperjuangkan hak-hak warga atas tanah tersebut yang didukung sejumlah dokumen dari pemerintah.

“Penggugat hanya memiliki akta saja.

Ia mengaku akan mengajukan banding jika hakim memutuskan bahwa tanah itu milik penggugat.

“Kami akan banding,” tandasnya.

Diketahui, sengketa lahan masjid di Desa Tanjungsari, Kecamatan Cilebar, Karawang, ini terjadi sejak tahun 2017.

Lahan yang disengketakan saat ini berupa tanah sawah dan dibiarkan kosong, tidak digarap oleh pihak manapun. (ega/mar/pojokkarawang)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds