Komisi I DPRD Jabar : Harus Ada Payung Hukum Pelaksanaan Pilwu Seperti di Indramayu

Rekan-rekan Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat./Foto: Istimewa

Rekan-rekan Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, INDRAMAYU– Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Kuwu (2021) serentak di 171 desa di Kabupaten Indramayu, Rabu 2 Juni 2021.

Setelah melakukan peninjauan, pelaksanaan Pilwu 2021 berlangsung aman dan kondusif.

Dari 171 desa yang menggelar Pilwu, hanya satu desa yang ditunda pencoblosannya.

Hal tersebut lantaran hanya memiliki calon tunggal.

Sementara itu, aturan dalam pelaksanaan Pilwu mengharuskan calon kuwu harus lebih dari satu.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sidkon Djampi mengatakan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan Pilwu serentak 2021 di Kabupaten Indramayu berjalan dengan baik.

“Satu Pilwu yang ditunda itu tidak mengganggu jalannya Pilwu serentak lainnya,” katanya.

Sebab, tambahnya, sudah ada kesepakatan antara pemerintah daerah dengan perangkat desa untuk dilakukan di lain hari sebelum waktu pelantikan,” katanya di Kantor DPMD Indramayu. Rabu, (2/6/21).

Namun, dia berharap ke depannya agar ada payung hukum mekanisme pelaksanaan Pilwu yang diatur oleh Perda Pilwu, baik dari tingkat provinsi maupun dari kabupaten kota.

Mulai dari persiapan, ketentuan calon kuwu hingga pelaksanaan pencoblosan sudah tertuang dalam Perda yang dimaksud.

Perda tersebut bertujuan untuk merubah kultur masyarakat.

Kemudian, Pilwu ke depannya dilakukan dengan E-Voting untuk memudahkan pengawasan dalam pelaksanaan Pilwu.

“Apakah di dalam pelaksanaan Pilwu tersebut ada unsur money politic atau tidak. Juga untuk mengingatkan masyarakat terkait hal ini, dan harus melaporkan jika ada kecurangan dalam Pilwu sebagaimana dalam Pileg (Pemikihan legislatif-red),” katanya.

Plt Sekretaris DPMPD Kabupaten Indramayu, Katmidi mengatakan, saat ini berkaitan dengan penundaan pelaksanaan pencoblosan sudah pada tahapan inventarisasi calon kedua.

Sehingga, beberapa hari ke depan akan adan pelaksanaan pencoblosan di Desa Majasari.

Hal itu atas keputusan Bupati Indramayu terkait hal ini.

“Pada prosesnya, karena sudah ada keputusan bupati, saat ini calon kedua sedang diproses kelengkapan administrasinya,” ujarnya.

“Kita tinggal menunggu pencoblosannya agar pada saat pelantikan nanti dapat dilaksanakan bersamaan,” tandasnya. (Adv/arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds