Pasca Libur Lebaran, di Karawang Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Pasca libur lebaran tahun ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang mencatat tidak ada lonjakan pasien corona.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana mengaku tidak terjadi lonjakan pasca libur lebaran. Namun demikian, ia meminta kepada semua masyarakat untuk tetap waspada, dan mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi penambahan atau lonjakan pasien.

”Mudah-mudahan tidak ada lonjakan. Tetap harus waspada. Di tempat wisata dilakukan swab antigen terhadap pengunjung,” ujarnya.

Dia melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Karawang kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro (PPKM Mikro) tahap ketujuh yang berlaku mulai 4-17 Mei 2021. Keputusan perpanjangan PPKM mikro tersebut guna mengantisipasi potensi lonjakan kasus aktif Covid-19.

Perpanjangan tersebut juga berdasarkan Keputusan Keputusan Bupati Karawang nomor : 443/Kep.260 – Huk/2021 serta tindak lanjut instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 10 tahun 2021. Fitra menyatakan pada PPKM mikro kali ini tidak ada perubahan aturan dengan periode sebelumnya. Namun, pemerintah memberi penegasan bahwa di tempat-tempat hiburan yang sifatnya fasilitas publik, maka penerapan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker diwajibkan.

”Itu yang jadi penekanan dan juga pembatasan [kapasitas] 50 persen di tempat tersebut,” ujar Fitra.

Sementara itu, Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Mikro mulai 4 sampai 17 Mei 2021. Adapun kebijakan PPKM Mikro ini diperluas ke lima provinsi.

”PPKM Mikro sendiri akan diberlakukan perpanjangan yang ketujuh antara 4-17 Mei dan ini ada beberapa pembatasan kegiatan masyarakat, tidak ada perubahan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden.

”Kemudian perluasan provinsi, ditambah 5 (yaitu), Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat. Sehingga total 30 provinsi,” sambungnya.

Dia mengatakan, aturan PPKM Mikro kali ini hampir sama dengan sebelumnya. Hanya saja, pemerintah mewajibkan pemakaian masker dalam kegiatan hiburan yang menggunakan fasilitas publik. Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Yayuk Sri Rahayu menuturkan, pada Sabtu (15/5) lalu, tercatat kasus konfirmasi positif sebanyak 19.132 pasien.

Rinciannya, masih dalam perawatan 109 pasien, isolasi mandiri 34 pasien, sembuh 18.368 orang dan meninggal 621 orang.

Sedangkan Minggu (16/5), Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang mencatat jumlah pasien corona sebanyak 19.149 orang. Rinciannya, masih perawatan 101 orang, selesai 18.391, isolasi mandiri 34 orang dan meninggal 623 orang.

(rk/nce/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

resepsi pernikahan kabupaten bekasi dilarang

Uji Coba PTM di Kota Bogor Dihentikan

Terkait penghentian uji coba PTM ini telah meminta Dinas Pendidikan untuk menyampaikan keputusan tersebut kepada sekolah-sekolah yang telah menyelenggarakan uji …