Bupati Pangandaran Sesalkan 2 Fraksi DPRD Walk Out

Rapat Paripurna LKPJ Bupati Pangandaran atas anggaran tahun 2020./Foto: Rmol

Rapat Paripurna LKPJ Bupati Pangandaran atas anggaran tahun 2020./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, PANGANDARANWalk out-nya dua Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran pada saat Paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pangandaran atas anggaran 2020 disesalkan bupati Pangandaran.

Dua hal menjadi sorotan dan disesalkan Bupati Pangandaran karena walk out-nya Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Golkar dari Rapat Paripurna LKPJ Bupati Pangandaran atas anggaran tahun 2020.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengakui bahwa walk out-nya dua fraksi merupakan bagian dari dinamika sekaligus keputusan yang harus dihormati.

“LKPJ ini sifatnya keterangan atau evaluasi. Jadi tidak ada menolak ataupun menerima. Kalaupun ada catatan yang harus dievaluasi, ya itu supaya kedepannya lebih bagus,” ungkap Jeje, Selasa (16/2).

Hal kedua yang disayangkan, kata Jeje, adalah momentum ketika fraksi PKB dan Golkar melakukan walk out pada saat sebelum PLH Bupati memberikan penjelasan.

“Ya, saya dengar pada saat itu PLH Bupati baru mau memberikan penjelasan. Seharusnya memang tidak ada kejadian itu, tapi kan namanya juga lembaga politis, objektif atau ada kepentingan lain, biarlah menjadi sejarah,” jelasnya.

Kalau melihat sifat LKPJ, ucap Jeje, Itu merupakan evaluasi. Hal ini, tambah ia, bukan seperti Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang bisa ditolak atau diterima.

“Kan nggak berpengaruh, LKPJ tetap berlanjut. Ya disayangkan, dari sisi politis yang harusnya ini menjadi energi kekuatan dalam rangka evaluasi, malah tidak jadi karena mereka tidak melakukan evaluasi,” pungkasnya.

(rmol/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds