Imbas Kerumunan, Ponpes Al Baghdadi Siap Siarkan Langsung Pengajian dan Dzikir

FAIS Karawang beserta sejumlah ormas Islam hadiri konpres terkait kasus kerumunan Al Baghdadi, Makodim Karawang, Senin (26/1/2021)./Foto: Ega

FAIS Karawang beserta sejumlah ormas Islam hadiri konpres terkait kasus kerumunan Al Baghdadi, Makodim Karawang, Senin (26/1/2021)./Foto: Ega


POJOKKARAWANG.com– Mulai pekan ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan pengajian rutin Al Baghdadi yang digelar setiap Sabtu malam Minggu diliburkan terlebih dahulu.

Demikian keputusan pihak Pondok Pesantren (Ponpes) Al Baghdadi melalui Putra Romo Junaedi Al Baghdadi, yakni Iqbal Al Bahgdadi, kepada wartawan Senin (25/1/2021).

Menurut Iqbal, saat ini Kabupaten Karawang sedang menerapkan Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dan sebagai wujud sinergitas antara Ponpes Al Baghdadi dengan Pemerintahan Daerah Kabupaten Karawang, maka pihaknya meliburkan sementara pengajian rutin Al Baghdadi.

 

“Ini adalah bentuk itikad baik kami dengan mengikuti peraturan yang ada, maka kami memutuskan meliburkan pengajian sampai PPKM selesai,” kata Iqbal.

“Jika ditanya libur sampai kapan, ya, sampai PPKM selesai, ya kita mengikuti saja bagaimana aturannya,” tandasnya lagi.

Iqbal mengatakan, sebagai gantinya, pengajian dan Dzikir akan ditayangkan secara live (Langsung, Red) melalui kanal You Tube Al Baghdadi TV.

 

“Pengajian dan dzikir di pondok akan diganti dengan pengajian yang disiarkan secara langsung live melalui kanal You Tube kami yakni, Al Baghdadi TV,” jelasnya.

Ditanya apakah hal tersebut kemudian sudah disosialisasikan kepada para jemaah Al Baghdadi, Gus Iqbal menuturkan, saat ini surat himbauan tersebut masih dalam proses penandatanganan.

“Ya masih dalam proses penandatanganan oleh Romo, Insya Allah, besok kita akan sosialisasikan kepada para jemaah, jika pengajian akan diliburkan, paling lambat hari Rabu,” ulasnya.

Baca: Kerumunan di Ponpes Al Baghdadi Karawang, FAIS: Fokus Masalah Hukum

 

“Kami juga akan tembuskan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, dan Muspika setempat,” tandas Gus Iqbal.

Iqbal juga mengklaim jika sebenarnya, jemaah yang hadir sudah sesuai dengan kapasitas lapangan dzikir Al Baghdadi yang luasnya mencapai 3,5 Ha.

“Jika menurut saya kemarin membludak, ya, karena saya melihatnya dari bawah, tapi jika dilihat dari atas panggung, para jamaah duduk dengan rapih dan tertib sesuai protokol kesehatan, bahkan jarak yang kami buat karpet per karpetnya sampai 1,5 meter, ” ralatnya.

Iqbal menuturkan kegiatan dzikir yang digelar bukan semata-mata melakukan hal yang tidak berguna. Namun untuk mendoakan bangsa dan negara ini dari musibah Pandemi Covid-19 ini.

“Kami selalu menerapkan prokes, selalu mengarahkan kepada para jamaah, untuk menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan petugas kami selalu berkeliling memberikan imbauan,” ujar Iqbal lagi.

Dan diungkapkannya, Al baghdadi tidak hanya menerapkan 3M saja, namun juga 3 M lainnya yaitu Memperbanyak dzikir, Memperbanyak doa, dan Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan.

“Situasi saat ini begitu sulit, sehingga kami harus selalu berdoa agar pandemi ini segera berakhir. Ikhtiar sudah dilakukan pemerintah, kami membantu dengan cara berdoa,” terang Iqbal.

“Kami juga sebagai penyeimbang pemerintah, dari segi spritual antara ikhtiar dan doa, lahir dan batin. Ikhtiarnya dari pemerintah, doanya dari kami Al Baghdadi,” pungkasnya.

(KBE/pojokkarawang)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds