Wanita Paruh Baya di Indramayu Dililit dan Disembur Bisa Ular Kobra

Wanita di Indramayu Dililit dan Disembur Bisa Ular Kobra

Wanita di Indramayu Dililit dan Disembur Bisa Ular Kobra


POJOKJABAR.com, Indramayu – Peristiwa tragis menimpa seorang wanita paruh baya bernama Yati (67), warga Jl. Olah Raga RT. 01 RW. 04 Kelurahan Karanganyar Kec/Kab. Indramayu, Sabtu (8/8/2020).

Saat sedang tidur, ia dililit lalu disembur ular kobra berukuran panjang sekira 1 meter lebih . Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan. Meski begitu, korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Informasi yang berhasil dikumpulkan pojokjabar.com menyebutkan, kejadian bermula saat korban sedang tidur di salah satu ruangan rumahnya.

Menjelang tengah malam, korban terjaga lantaran merasa ada sesuatu yang melilit leher dan tubuhnya.

Dalam keadaan masih terbaring dan membuka mata, korban terkejut sebab dihadapan wajahnya ada ular kobra dengan posisi leher tegak siap menyerang. Bercampur kaget, tangan korban refleks memegang leher kobra sembari berteriak meminta pertolongan.

Nahas saat upaya melepas lilitan dilakukan, ular kobra menyemburkan bisanya dan mengenai mata korban. Namun nasib korban cukup beruntung karena kobra tidak menggigitnya. Usai menyemburkan bisa, ular kobra kemudian bersembunyi dibawah perabot rumah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut lalu melarikan korban ke RSUD Indramayu.

“Sempat menjalani perawatan dokter kemudian diperbolehkan pulang. Tapi matanya terlihat bengkak dan mengalami gangguan penglihatan,” ujar Warsito, petugas Pemadam Kebakaran Indramayu yang ikut menangani peristiwa tersebut.

Warsito menambahkan, usai menerima laporan ia bersama petugas lain melakukan pencarian ular kobra yang masih bersembunyi di dalam rumah. Setelah hampir setengah jam, ular dan ditangkap lalu dilepaskan ke habitatnya yang jauh dari permukiman warga.

“Dalam sebulan terakhir, ini peristiwa kedua. Maka kami imbau masyarakat agar membersihkan lingkungan rumah yang berpotensi menjadi tempat bersarang ular dan binatang berbahaya lain, “ tandas dia.

(arf/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds