Kasus Positif Covid-19 di Subang Bertahan di Angka 45

Ilustrasi virus corona.  (pixabay)

Ilustrasi virus corona. (pixabay)


POJOKJABAR.com- Update kasus positif Covid-19 dalam sepekan di Subang masih bertahan di angka 45 orang. Yang sembuh 14 orang, meninggal 3 orang, dan yang masih dalam perawatan ada 28 orang.

Demikian disampaikan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Subang, dr. Maxi.

Kemudian untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 61 orang, 55 orang selesai, 48 diantaranya dinyatakan sembuh. Masih dalam pengawasan 5 orang dan 8 orang meninggal dunia. Jika dijumlahkan orang yang meninggal berstaus PDP dan positif Covid-19 sebanyak 11 orang.

Dan untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 5.660 orang, 5.399 orang sudah selesai dan masih dalam pemantauan sebanyak 261 orang.

Yerakhir, lanjut dr Maxi, sebanyak 424 orang warga Subang hari ini kembali mengikuti rapid test . Dari delapan tempat pelaksanaan rapid test, hasilnya tujuh orang dinyatakan reaktif.

Adapun delapan tempat itu, Pasar Jalancagak, pasar Cipunagara, pasar Karanganyar pusakaratu, Pasar Jati Reja, Pasar Wates Binong, Pasar Pagaden, Puskesmas Tambakan, dan Pemdes Tambakdahan.

Dari tujuh orang yang reaktif itu berasal dari pasar Jalancagak 5 orang dari total yang dirapid test 62 orang dan dari Pasar Cipunagara 2 orang.

“Jadi dengan hari kemarin kami memeriksa 10 tempat dengan total 607 orang dan hasil yang reaktif ada 9 orang. Yang 9 orang tentu sesuai dengan protap akan kami lakukan test swab satu atau dua hari kedepan tergantung kesiapan tenaga analisnya,”ungkap dalam konferensi pers, Selasa (2/6).

Pada hari ini kata dr. Maxi, telah melaksanakan kegiatan yang namanya mikro karantina. Kegiatan ini pilot projek dari program Gugus tugas tingkat Provinsi Jawa Barat dimana seluruh Jawa Barat akan dilakukan pilot proyek mikro Tina sebanyak 60 Desa.

“Kebetulan Subang yang terpilih pertama adalah Kasomalang karena memang transmisinya masih banyak disana dan yang kedua akan dilakukan di Desa Kalijati Barat,” katanya.

“Hari ini kami melakukan test swab melalui hidung ke 97 orang pedagang pasar tradisional Kasomalang, tanpa didahului rapid test. Hasilnya besok akan diumumkan kemudian yang di kasomalang ini akan dipantau Desa Kasomalang kulon selama 14 hari ke depan,”jelasnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds