Korban TPPO Asal Subang di Irak Sempat Ingin Pulang, Septi Ungkap Kabar Terakhir

Sarwi atau Seni, korban TPPO asal Pamanukan, Kabupaten Subang./Foto: Istimewa

Sarwi atau Seni, korban TPPO asal Pamanukan, Kabupaten Subang./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, KARAWANG– Septiani Almukaromah menceritakan kondisi terakhir korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) asal Subang, Sarwi.

Menurutnya, saat terakhir ia dan Sarwi masih bertemu di Irak pada akhir 2019 lalu, dikatakan bahwa ia akan pulang ke Indonesia sekitar tiga bulan ke depan.

“Kan di kerja sama anak majikan saya waktu itu (masih ada hubungan keluarga antara majikan Septi dan Sarwi, red),” ungkapnya, Jumat (3/4/2020).

 

Tambahnya, terakhir saat Septi sudah di Indonesia sempat komunikasi dengan Sarwi, korban perdagangan manusia di Irak tersebut, meskipun ia sempat memblokir nomor rekan kerjanya tersebut.

“Dia nanya kenapa dulu kabur,” katanya. Septi sempat menceritakan bahwa saat ia kabur bersama tiga rekannya itu tidak diperkenankan bercerita kepada siapapun hingga akhirnya pulang.

“Tapi nggak tahu sekarang gimana keadaannya (Sarwi, red), kan KBRI (di Irak, red) lockdown,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan di Pojokjabar.com, ingat Septiani Almukaromah, mantan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau perdagangan manusia di Irak asal Kabupaten Karawang?

Baca: Kisah Gadis Karawang Mantan Korban TPPO Cari Kerja Hingga Corona Merebak

Gadis asal Desa Walahar ini membeberkan perjalanan hidupnya mencari kerja sejak pulang dari Irak hingga kini saat tengah pandemik Corona, Jumat (3/4/2020) malam.

Septiani Almukaromah

Septiani Almukaromah./Foto:
Istimewa

Ia bersyukur banyak pihak yang sudah membantu dirinya bersama ketiga rekan senasibnya saat itu sehingga saat ini bisa kembali ke kediaman masing-masing, jauh sebelum merebaknya Virus Corona.

“Kita, bagaimana caranya bisa kerja nih, ketemu sama orang Disnaker itu. Gimana caranya kita nggak ke luar (negeri, red), tetap di Indonesia. Tapi, ya, semua tergantung perusahaan,” ujarnya.

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds