Ratusan Hektar Sawah Gagal Panen Akibat Banjir, Pemkab Curhat Tak Ada Anggaran

Ratusan hektare padi gagal panen akibat banjir di Karawang (ega)

Ratusan hektare padi gagal panen akibat banjir di Karawang (ega)


POJOKJABAR.com, KARAWANG — Petani di Karawang harus mengalami kerugian besar pascabanjir menerjang tanaman padi hingga rusak parah. Bahkan para petani dipastikan gagal panen.

Seperti di Kecamatan Cibuaya yang beberapa hari lalu dilanda banjir akibat diguyur hujan lebat. Tercatat ada seluas 500 hektar sawah di daerah itu terendam banjir dan terancam gagal panen.

Sekretaris Kecamatan Cibuaya, Juhro, membenarkan terkait banyaknya lahan sawah milik warga yang rusak akibat banjir. Lokasi paling parah diantaranya di Desa Jaya Mulya.

Tercatat ada seluas 100 hektar sawah terendam padahal tak lama lagi akan dipanen.

Sekretaris Desa Jayamulya, Carwadi Adi Saepudin, sangat berharap pemerintah daerah turun membatu mencari solusi agar petani tidak merugi.

Dihubungi via seluler, Kepala Dinas Pertanian Karawang, Hanafi Chaniago, menjelaskan, pemerintah daerah Karawang tidak bisa membantu maksimal menolong para petani yang terdampak bencana banjir.

Meski begitu, kata Hanafi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementrian Pertanian berusaha agar ikut membantu petani terdampak banjir.

Bahkan Hanafi segera menerjunkan petugas UPTD Pertanian dan penyuluh Kecamatan Cibuaya agar datang ke Desa Jayamulya besok.

“Mudah-mudahan (tanaman padi) ada yang masuk asuransi. Karena tahun ini kita tidak punya anggaran bencana,” ujar Hanafi.

(ega/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds