Demi Kurangi Resiko Gagal Panen, Pemkab Karawang Asuransikan Lahan Pertanian

Ratusan hektare padi gagal panen akibat banjir di Karawang./Foto: Ega

Ratusan hektare padi gagal panen akibat banjir di Karawang./Foto: Ega


POJOKJABAR.com, KARAWANG– Demi mengurangi risiko kerugian gagal panen akibat bencana atau serangan hama, Dinas Pertanian Kabupaten Karawang mengasuransikan lahan dibantu subsidi dari pemerintah pusat.

Program ini sudah digagas sejak 2018 dan masih berjalan sampai saat ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, M. Hanafi Chaniago, mengatakan, pada tahun 2019 lalu pihaknya mengasuransi lahan sekuas 40.000 hektar dari 95 ribu lahan pertanian yang ada di Kabupaten Karawang.

 

“Kalau satu tahun dua kali musim tanam, lahan yang ditanam 190.00 hektar. Jadi masih jauh,” ujar Hanafi, kepada Pojokjabar.com, Minggu (19/1/2020).

Sementara, untuk tahun 2020 lanjut Hanafi, pihaknya hanya menganggarkan untuk asuransi seluas 20.000 hektar.

Kadis Pertanian bersama Bupati Karawang

Kadis Pertanian bersama Bupati Karawang./Foto: Ega

 

Dia juga berharap para petani untuk secara swadaya dengan membayar premi asuransi Rp36 Ribi per hektar per musim tanam. Nantinya jika terjadi gagal panen, klaim yang bisa dicairkan Rp6 Juta per hektar.

“Sebetulnya premi asuransi itu Rp180.000 per hektar per musim tanam. Tapi kementrian mensubsidi 80 % Rp144.000. Jadi petani hanya bayar Rp36.000 per hektar nya,” ucap Hanafi.

Seperti diketahui, akibat bencana banjir yang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Karawang, sejumlah petani merugi akibat gagal panen. Sawah milik petani rusak parah karena terlalu lama terendam air.

(Ega/Pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds