Empat Bulan Sakit di Rengasdengklok, Tak Bisa Berobat ke RS karena Miskin

Maman warga Rengasdengklok Utara yang sudah empat bulan terbaring sakit di rumahnya (ega)

Maman warga Rengasdengklok Utara yang sudah empat bulan terbaring sakit di rumahnya (ega)


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Maman (57) warga Dusun Cikangkung Timur, Desa Rengasdengklok Utara, Rengasdengklok, Karawang, sudah empat bulan terbaring sakit di rumahnya tanpa bisa berobat ke RS.

Kakek yang sehari-hari berkerja serabutan ini luput dari perhatian pemerintah setempat. Informasi diterima, Maman menderita sakit kencing batu dan mal nutrisi.

Beruntung pada pagi dini hari tadi, Sabtu (18/1/2020) sejumlah relawan kemanusiaan turun membantu Maman dan mendatangi rumahnya di Rengasdengklok.

Mereka adalah relawan dari Care For Each Other (CEO) dan komunitas relawan Respect Peduli.

Founder CEO, Yusuf Fauzi, mengatakan, Maman diduga menderita penyakit yang hampir sama dengan almarhum Jejen yang meninggal kemarin siang. Menurut Yusuf, saat ini kondisi Maman sudah sangat memprihatinkan.

“Bahkan sekarang Maman sudah kesulitan untuk makan. Semalam langsung kita bawa ke rumah sakit,” ujar Yusuf, kepada Pojokjabar.com, usai mengevakuasi Maman.

Saat mengevakuasi Maman, kata Yusuf, CEO dibantu oleh sejumlah relawan kemanusiaan Respect Peduli. Komunitas ini membantu sesama tanpa pamrih baik siang ataupun malam.

Saat ini Maman sudah dirawat dan akan menjalani pengobatan. Dia berharap Maman segera sembuh dan bisa kembali bekerja untuk menghidupi keluarga.

“Dia punya anak satu, karena sakit sudah empat bulan tidak bisa menafkahi keluarga,” kata Yusuf.

Saat ini kondisi badan Maman sudah sangat kurus dan kedua kakinya sudah sulit untuk digerakkan. Selain itu, kedua mata Maman juga sudah tidak normal terkena penyakit katarak.

Lebih parahnya lagi, lanjut Yusuf, Maman dan keluarga tinggal di rumah tidak layak huni. Bahkan saat bencana banjir kemarin, sebagian rumah reyot milik Maman sempat terendam air.

“Dulu katanya sudah dijanjikan beberapa kali akan mendapatkan bantuan rutilahu. Tapi sampai saat ini gagal. Katanya ada yang serobot,” ucap Yusuf.

Yusuf berharap, Maman mendapatkan bantuan pengobatan hingga pulih serta bantuan untuk memperbaiki rumahnya di Rengasdengklok.

(ega/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds