Gara-gara Tiang Listrik, PLN Kosambi Digugat Warga ke Pengadilan

Tiang listrik PLN yang berdiri di atas lahan milik Edwin Mihardi (ist)

Tiang listrik PLN yang berdiri di atas lahan milik Edwin Mihardi (ist)


POJOKJABAR.com, KARAWANG — Edwin Mihardi (50) warga Desa Pucung Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang menggugat PLN Cabang Kosambi ke Pengadilan Negeri Karawang.

Gugatan ini dilakukan karena PLN secara semena-mena tanpa izin mendirikan tiang gardu listrik di atas lahan milik dia.

“Saya sudah melakukan soal keberatan ini ke PT PLN UPJ Kosambi Karawang,” ujar Edwin, Rabu (15/1/2020).

Edwin memastikan, memiliki hak penuh atas tanah yang dijadikan gardu listrik oleh PLN tersebut. Dia berharap gugatan ini bisa memberikan keadilan karena sudah hampir enam tahun tanpa ada kejelasan.

Sementara itu, Drs Syafrial Bakri SH, MH, ketua tim kuasa hukum dari penggugat mengatakan, pengadaan tanah untuk kepentingan umum diatur dalam UU nomer 2 tahun 2012 Bab 1 pasal 1.

“Penanaman tiang listrik milik PLN masuk kategori pengadaan tanah untuk kepentingan umum,” ujar dia.

Untuk itu, kata Syafrial, PLN tidak bisa seenaknya memakai lahan milik warga tanpa seizin pemilik lahan.

Selain itu, jika lahan yang ditanami tiang listrik adalah lahan pribadi milik warga, seharusnya PLN terlebih dahulu bermusyawarah dengan pemilik.

“Jika merasa dirugikan, pemilik lahan bisa meminta ganti rugi atau kompensasi. Atay bisa juga melakukan gugatan ke pengadilan negeri,” ujarnya.

Sementara Manager PLN Rayon Kosambi, Ferdinand, belum berhasil dikonfirmasi terkait masalah tersebut.

(ega/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds