Tiga Bunker Tentara Jepang Muncul di Pantai Indramayu

Salah satu bunker perlindungan tentara Jepang ditemukan di pantai Indramayu (ist)

Salah satu bunker perlindungan tentara Jepang ditemukan di pantai Indramayu (ist)


POJOKJABAR.com, INDRAMAYU— Tiga bunker perlindungan tentara Jepang muncul di pantai Indramayu, tepatnya di Blok Baro Buntung, Desa Dadap, Juntinyuat. Namun baru satu yang diangkat ke darat.

Kuwu atau Kepala Desa Dadap, Asyriqin Syarif Wahadi mengatakan, dari tiga bunker perlindungan tentara Jepang yang ditemukan, baru satu buah yang berhasil diangkat ke daratan, Kamis (2/1/2020).

Peninggalan sejarah tentara jepang ini ditemukan di laut sekitaran pantai Desa Dadap.

Benda itu terlihat saat air laut tengah surut panjang.

Sebelumnya, selama puluhan tahun ini, pesisir pantai Desa Dadap mengalami abrasi, yakni sekitar 1 kilometer dan membuat benda-benda bersejarah itu sempat tenggelam di laut.

Namun karena air laut sempat surut panjang pada awal Januari 2020 ini, bunker itu pun terlihat kembali oleh warga.

“Dua lagi masih di laut belum diangkat,” ujarnya.

Asyriqin Syarif Wahadi menjelaskan, penemuan sejarah ini sebenarnya sudah diketahui warga sejak tahun 1975.

Namun, karena kurang perhatiannya masyarakat dan pemerintah desa saat itu, sehingga baru sekarang dilakukan penyelamatan.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi mengatakan, berdasarkan penelitian awal, bunker perlindungan tentara Jepang ini berbentuk lingkaran.

Memiliki diameter sekitar 1,5 meter, tinggi 1,5 meter, dan ketebalan dinding 25 centimeter.

Adapun material yang digunakan untuk pembuatannya, yakni material batu dan kawat yang dicor sehingga membentuk sebuah benteng lindungan.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah Desa Dadap yang sudah melindungi salah satu objek yang diduga cagar budaya ini,” ujar dia.

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds