Warga Kecewa, Kinerja Kejari Karawang Buruk Tangani Kasus Korupsi

Sekjend LSM Kompak Reformasi, Pancajihadi Al-Panji

Sekjend LSM Kompak Reformasi, Pancajihadi Al-Panji


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Sejumlah elemen masyarakat mulai bersuara mengungkapkan kekecewaannya atas kinerja tak maksimal Kejaksaan Negeri Karawang dalam menangani kasus korupsi.

Seperti diungkapkan tokoh masyarakat di Kecamatan Telukjambe Timur, Asep Tata (46). Menurut Asep, selama ini kinerja Kejari Karawang dipimpin oleh Rohayatie, belum terlihat maksimal dalam menuntaskan dugaan kasus korupsi. Padahal, kata Asep, sejumlah kasus sudah ditangani namun hasilnya masih nol besar.

Ia pun mendesak kepada komisi Kejaksaan agar melakukan evaluasi terhadap kinerja Kajari Karawang yang hingga satu tahun jabatannya belum satupun kasus dugaan korupsi yang masuk ke meja hijau.

Bahkan, kata dia, saat momentum peringatan Hari Anti Korupsi (HAK) Internasional beberapa waktu lalu, tak satupun tersangka yang diumumkan oleh jaksa. Padahal dua kasus yakni proyek DAK 2018 SMKN senilai 4 miliar dan DAK di Dinas Pertanian dengan nilai 9,4 milliar sudah jadi sorotan masyarakat.

Bahkan tagar #getoutkajarikarawang banyak menyebar di media sosial facebook di Karawang. Tagar itu ditulis warga sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap kinerja Kajari saat ini.

Hal senada juga diungkapkan Sekjend LSM Kompak Reformasi, Pancajihadi Al-Panji. Menurut Panji, gagalnya Kejaksaan Negeri Karawang menetapkan tersangka kasus korupsi pada hari anti korupsi sedunia sungguh disayangkan.

“Tapi walau bagaimanapun kami mengapresiasi keprofesionalan Kajari Karawang. Meskipun sering menunjukan keakraban melalui joged bersama dengan Bupati di berbagai acara, Kajari Karawang tetap menyidik kasus yang melibatkan bawahan Bupati,” ujar Panji, Sabtu (14/12/2019).

Loading...

loading...

Feeds