Cellica Ucapkan Selamat pada Jokowi-Ma’ruf, Warga Karawang Minta Perlindungan Presiden

Presiden dan Wakil Presiden Indonedia 2019-2024 Joko Widodo -Ma'ruf Amin./Foto: Istimewa

Presiden dan Wakil Presiden Indonedia 2019-2024 Joko Widodo -Ma'ruf Amin./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, KARAWANG– Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi lantaran terpilih kembali sebagai Presiden RI periode 2019-2024 dan Kiai Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden 2019-2024.

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan selalu dicintai rakyat Indonesia. Aamiiin Yaa Robb…,” tulis Cellica pada postingan Instagram miliknya.

Cellica melanjutkan, ia pun berterima kasih kepada Yusuf Kalla selaku Wakil Presiden 2014-2019 atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara Republik Indonesia.

 

“Semoga bapak sehat selalu,” lanjutnya.

Sementara, salah satu warga Karawang yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) alias perdagangan manusia, Septiani Almukaromah, membeberkan harapannya atas kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana./Foto: Ega

 

“Semoga cepat bisa ditangani (kasus TPPO di Irak, red), karena kita butuh pertolongan dan perlindungan ( dari pemerintah Indonesia, red) secepat mungkin,” ujar Septiani kepada Pojokjabar.com, Minggu (20/10/2019).

Untuk diketahui, Jokowi-Ma’ruf pernah menjajikan perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga.

Masih kata Septi, ia pun menanyakan kepada Bupati Karawang yang akrab disapa Teh Celli itu, terkait respon terbarunya dari kasus TPPO yang menimpa warganya ini.

“Belum ada respon juga, iya?,” katanya.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana./Foto: Ega

 

Hal ini ia utarakan lantaran menurutnya informasi pihak KBRI Irak akan mengirimkan staffnya ke Kota Dahuk tempat ketujuh TKW tersebut bekerja pada Minggu (20/10/2019) ini, tidak ia ketahui kepastiannya hingga saat ini.

“Staf nanti akan menemui mereka dan agennya sambil menunggu izin dari pihak keamanan setempat,” papar Pejabat Fungsi Protkons KBRI Baghdad Aria Chandra Utama.

Terkini, tim Pojokjabar.com mendapatkan informasi dari sumber terpercaya terkait data korban perdagangan manusia di Irak asal Kabupaten Karawang.

Ternyata, selain nama Rustia, dan Septiani Almukaromah, ada nama Erum. Berikut ini paspornya:

Erum, korban TPPO asal Karawang

Erum, korban TPPO asal Kabupaten Karawang./Foto: Istimewa

 

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds