Video Korban TPPO di Irak: sampai Kapan Saya di Sini

Septiani Almukaromah./Foto: Pojokjabar

Septiani Almukaromah./Foto: Pojokjabar


POJOKJABAR.com, KARAWANG– Septiani Almukaromah, korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau perdagangan manusia asal Kabupaten Karawang kini dalam keadaan tak menentu.

Septi, pada Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 20.13 WIB ia mengabarkan bahwa pihak jekuarga majikannya memfoto KTP dan kartu kerja miliknya.

“Teh, barusan majikan saya ngasih paspor ke anaknya dan dia foto KTP sama kartu kerja, nah mau dikirim ke ejen sini, nah yang saya takutin disalahgunakan, teh,” curhatnya.

“Iya, ‘kan ejen sini pinter, contohnya yang surat itu? Pemalsuan ‘kan? Nah, sama KTP di sini sama kartu kerja juga, teh, pihak ejen sini bilang ke kedutaan atau ke aparat lainnyalah dengan alasan (bahwa saya sudah punya KTP di sini, dan kartu kerja), bisa aja kan?”

“Saya liat sendiri, teh, depan mata saya sendiri, dan mereka menyebut nama ejen sini. Katanya, ‘Di irak (Muhammad), kuasa hukumnya (Kharwan), bisa dibilang temen deketlah,” lanjutnya.

“Anaknya foto, terus ngomong Muhamad gitu, otomatis pihak ejen yang minta dong” katanya.

Ia pun takut sewaktu-waktu HP miliknya disita.

“Sampai kapan saya di sini,” kata Septi.

(mar/ega/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds