Viral Pocong Begal di Jalur Layapan, Warga dan Aparat Desa Keluhkan PJU

Kondisi sepanjang Jalan Layapan Jauh ke pemukiman ,sekitar 10 KM./Foto: Ega

Kondisi sepanjang Jalan Layapan Jauh ke pemukiman ,sekitar 10 KM./Foto: Ega

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Beberapa hari lalu warga di Kabupaten Karawang heboh dengan adanya modus baru pelaku begal dengan menggunakan pocong.

Modus ini diungkap oleh petugas Polsek Tempuran, Kabupaten Karawang saat sedang patroli malam.

Menanggapi hal itu, warga dan aparat desa setempat mengungkapkan bahwa jalur Layapan Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran selama ini memang dikenal ‘anker’ dari aksi tindakan kriminal pembegalan.

Maklum sepanjang jalur itu kondisinya sepi dan jauh dari pemukiman warga.

“Banyak kejadian kecelakaan, begal, bahkan korban meninggal sudah banyak,” ujar Yosep (32) warga setempat, Kamis (22/8/2019).

Begal motor di Karawang

Barbuk begal motor di Karawang./Foto: Istimewa

 

Kepala Desa Lemahduhur, Ceng Alawi mengakui perihal banyaknya aksi kejahatan di sepanjang jalur Layapan.

Salah satu faktornya, kata dia, adalah minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) sehingga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melakukan kejahatan.

“Sebagian sudah ada PJU, tapi banyak yang belum,” ujar Kades.

Begal motor di Karawang

Barbuk begal motor di Karawang./Foto: Istimewa

 

Sebelumnya, petugas dari Kepolisian Sektor Tempuran Polres Karawang menemukan modus baru aksi kejahatan di jalanan, tepatnya di Jalan Layapan, Kecamatan Tempuran.

Modus baru itu, yakni dengan menggunakan sesosok mirip pocong untuk menakuti warga yang melintas.

Pihak kepolisian Karawang mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama ketika berkendara pada malam hari.

Begal motor di Karawang

Kondisi lokasi begal pocong saat malam hari di Karawang./Foto: Istimewa

(Ega/Pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds