Keluarga Santri Korban Bunuh Diri di Ponpes Khoerul Hikmah Tolak Otopsi, Kirim Pengakuan Mengejutkan

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.com, KARAWANG– Keluarga WN (18), siswa SMK Texmaco yang ditemukan tewas gantung diri di Pondok Pesantren (Ponpes) Khoerul Hikmah menolak prosess otopsi.

Kapolsek Klari Kompol Relisman Nasution mengatakan, usai mendapatkan laporan, anggotanya langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Saat itu petugas langsung melakukan pendataan dan mencari keterangan dari saksi yang juga rekan korban sesama santri.

 

“Pihak keluarga menolak adanya otopsi. Selanjutnya korban diserahkan kepada orangtuanya untuk dimakamkan di pemakaman umum Desa Kutanegara,” ujar Kapolsek, kepada Pojokjabar.com, Selasa (20/8/2019).

Saksi mata Muhammad Maruf Karhi (18) yang juga rekan korban sesama santri di Ponpes Khoerul Hikmah menceritakan kronologis korban sudah ditemukan tewas.

Bunuh diri di Karawang

Santri Ponpes Khoerul Hikmah bunuh diri./Foto: Istimewa

 

Menurut Maruf, saat itu sekitar pukul 04.15 WIB ia bangun dan langsung bertugas membangunkan santri lain, salah satunya ke kamar milik korban WN.

 

Akan tetapi saat ia hendak membuka pintu kamar korban dalam keadaan terkunci. Lalu ia masuk dengan cara lain yakni memanjat tembok melalui kamar sebelahnya dan menemukan korban sudah tewas dalam keadaan tergantung di Rak buku.

“Lalu kami menolong korban yang sudah meninggal bersama santri lain dan korban dibaringkan di kamar,” ujar Maruf.

Bunuh diri di Karawang

Santri Ponpes Khoerul Hikmah bunuh diri./Foto: Istimewa

 

Usai mengevakuasi korban dari jeratan tali, ia bersama santri lain bergegas melaporkan kejadian itu kepada Pimpinan sekaligus pemilik Pondok Pesantren Khoerul Hikmah, Ust Asep Saepudin.

Surat pernyataan dari keluarga korban

Surat pernyataan dari keluarga korban./Foto: Istimewa

 

Baru-baru ini, keluarga korban memberikan pesan boardcast terkait kematian korban lantaran angin duduk, bukan bunuh diri.

Berikut ini isinya:

Untuk kesimpulan tentang sodara wahyu,jadi BUKAN gantung diri/bunuh diri..hanya dikarenakan angin duduk.
Karena info dari pihak RS maupun polisi kedua belah pihak menyebutkan sama yaitu angin duduk..
Karna pada dasarnya,beliau setiap pagi skitar jam3 shubuh sudah bangun tidur,dia
Karenakan medinginan dan bisa jadi perutpun belum dimasukan makanan jadi apa daya yang bisa dibuat..
Tolong apabila ada yang menyatakan penyebabnya apa,kasih tau saja intinya dikarenakan angin duduk..
Sumber : Ortu dari almarhum..

Terima kasih🙏

Bunuh diri di Karawang

Santri Ponpes Khoerul Hikmah bunuh diri./Foto: Istimewa

 

Beberapa pihak menduga, diduga ada tekanan dari pihak ponpes, sehingga keluarga mengatakan anaknya tidak bunuh diri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak ponpes belum memberikan keterangan resmi.

(Ega/mar/Pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds