Bunuh Diri, Pria Karawang Ini Bikin Geger Warga Dusun Munjul, Lihat Video Suasananya

Korban bunuh diri di Dusun Klari, Karawang./Foto: Istimewa

Korban bunuh diri di Dusun Klari, Karawang./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, KARAWANG– Sesosok pria ditemukan warga dalam keadaan bunuh diri, Kampung Munjul, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Selasa (20/8/2019) malam.

Berdasarkan video kiriman warga berinisial R yang diterima redaksi Pojokjabar.com, terlihat di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) warga berkerumun mendekati lokasi kejadian.

Warga terlihat penasaran dengan kejadian kejadian tersebut yang berhasil menggegerkan Desa Curug.

Baca: Keluarga Santri Korban Bunuh Diri di Ponpes Khoerul Hikmah Tolak Otopsi, Kirim Pengakuan Mengejutkan

 

Kepala Desa Curug, Rt 34 rw 06, Kecamatan Klari, Sunjaya membenarkan adanya kejadian bunuh diri yang menimpa warganya yang berinisial AR.

“Benar, pak, warga Dusun Munjul, pak,” kata Sunjaya kepada Pojokjabar.com saat dikonfirmasi.

 

 

Hingga berita ini diturunkan, Pojokjabar.com masih mengusahakan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

Baca: Polisi Karawang Ungkap Kronologis Santri Ponpes Khoerul Hikmah Tewas Gantung Diri

 

Berikut ini foto-fotonya:

Korban bunuh diri di Karawang

Korban bunuh diri di Dusun Klari, Karawang./Foto: Istimewa

Korban bunuh diri di Karawang

Korban bunuh diri di Dusun Klari, Karawang./Foto: Istimewa

Korban bunuh diri di Karawang

Korban bunuh diri di Dusun Klari, Karawang./Foto: Istimewa

 

Dua Kasus Bunuh Diri di Karawang

Redaksi Pojokjabar.com mendapati dua (2) kasus bunuh diri hari ini. Berikut ini informasinya:

Santri Pondok Pesantren Khoerul Hikmah di Dusun Babakan RT. 10 / 05 Desa Kiarapayung, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang,

geger pada Selasa (20/8/2019) pagi.

Seorang santri putra berinisial WN (18) ditemukan sudah tewas gantung diri di kamar Asrama Putra Pesantren Khoirul Hikmah. Korban pertama kali ditemukan sudah tergantung oleh rekannya sesama santri.

Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah Putra, melalui Kapolsek Klari Kompol Relisman Nasution, membeberkan kronologis penemuan jasad santri tewas di asrama pesantren.

“Korban ditemukan pukul 04.30 Wib telah meninggal dunia karena gantung diri. Ketika itu teman korban bangun tidur sekitar pukul 04.15 Wib karena mendapat tugas untuk membangunkan santri lainnya. Maka teman korban sekaligus saksi langsung membangunkan korban,” ujar Kapolsek, kepada Pojokjabar.com, melalui sambungan telepon.

Selanjutnya, menurut Kapolsek, kamar korban dalam keadaan terkunci. Lalu temannya masuk ke dalam kamar dengan cara memang korban dalam keadaan tergantung di rak buku.

“Korban gantung diri dengan kain sorban berwarna hijau dan saat itu sudah menggunakan seragam lengkap sekolah termasuk sepatu,” ungkapnya.

(mar/ega/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds