Sekda Karawang Buka-bukaan Soal Upaca Peringatan HUT RI ke-74 di Kecamatan Rengasdengklok

Upacara HUT RI Ke-74 di Lapang Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok./Foto: Istimewa

Upacara HUT RI Ke-74 di Lapang Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, KARAWANG–┬áPemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memilih Kecamatan Rengasdengklok guna menggelar upacara peringatan HUT RI ke-74.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, Rengasdengklok mempunyai kaitan sejarah yang sangat kuat dengan Proklamis Kemerdekaan RI. Pasalnya, di Rengasdengklok lah Proklamasi kemerdekaan dipersiapkan.

Kala itu, lanjut Ajam, keputusan Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia tak lepas dari peran Ahmad Subarjo.

Salah satu Pahlawan asli orang Karawang itulah yang membawa dwi tunggal itu ke Rengasdengklok dan mendorong keduanya untuk berketetapan hati memproklamirkan kemerdekaan bangsa sesegera mungkin.

Upacara HUT RI Ke-74 di Lapang Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok

Upacara HUT RI Ke-74 di Lapang Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok./Foto: Istimewa

 

“Ahmad Subarjo yang merupakan sekretaris laksamana Maida yang membawa Sukarno dan Bung Hatta ke Karawang,” ungkapnya, Senin (19/8).

Lebih lanjut Ajam menuturkan, Markas PETA di Rengasdengkloka yang sekarang menjadi tempat tugu Kebulatan Tekad adalah saksi sejarah ketika Soekarno-Hatta membuat naskah Kebulatan Tekad terkait Proklamasi kemerdekaan RI.

“Tadinya, bersama pahlawan yang lain Pak Marsin, Soekarno-Hatta akan memproklamirkan kemerdekaan Indonesia di Rengasdengklok, bahkan para pejuang sudah mengibarkan bendera merah putih,” kata Ajam.

Upacara HUT RI Ke-74 di Lapang Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok

Bupati Kaarawang Cellica Nurrachadiana saat mengikuti Upacara HUT RI Ke-74 di Lapang Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok./Foto: Istimewa

 

Berdasarkan jejak sejarah tersebut, pemerintah Kabupaten Karawang akan menjadikan Rengasdengklok sebagai monumen sejarah. Selain itu agar generasi muda tahu fakta sejarah sebenarnya, Ajam mengatakan, kedepan pelaksana HUT RI di Karawang tidak hanya pada tanggal 17 Agustus tetapi sejak tanggal 16 sesuai dengan kronologis sejarah terjadinya Proklamasi.

Ajam menambahkan, Pemerintah Kabupaten Karawang akan menghidupkan kembali bangunan-bangunan bersejarah dii Rengasdengklok agar jadi destinasi wisata sejarah. Menurutnya, pembangunan akan dimulai pada tahun 2020 dan berakhir tahun 2021.

“Dan sudah di buat konsep Master Plan dan sekarang lagi menunggu serta mencari sumber anggaran, APBN dan Pemerintah Provinsi agar konsen sejarah Rengasdengklok.”

“Karena dalam sejarah Rengasdengklok banyak dilupakan, awalnya dalam sejarah kemerdekaan lebih dulu Rengasdengklok dibandingkan dengan Pengangsaan Timur dan Bung Karno dan Bung Hatta menyepakati di Rengasdengklok, markas peta yang terbesar,” pungkasnya.

Upacara HUT RI Ke-74 di Lapang Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok

Upacara HUT RI Ke-74 di Lapang Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok./Foto: Istimewa

 

(son/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds