Kades Sibuk Koordinasi Soal Limbah Minyak, PHE ONWJ Adakan Program Desa Siaga Sedari

Limbah minyak di Karawang./Foto: Ega

Limbah minyak di Karawang./Foto: Ega


POJOKJABAR.com, KARAWANG– Limbah minyak mengotori 7 kilometer pantai di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Desa Cemarajaya Utara, Yong Lim Supardi. Yong Lim mengaku sedang berkoordinasi dengan PHE ONWJ untuk membersihkan limbah minyak tersebut.

“Kami akan tangani secepatnya dan bersihkan pantai ini supaya wisatawan kembali ke sini,” tutur Yonglim, Senin (22/7/2019).

 

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang tak berwenang menangani limbah minyak di pesisir Karawang.

Meski begitu, Pemkab Karawang berupaya maksimal membenahi pencemaran tersebut.

 

“Upaya dari Pemda Karawang melalui kader lingkungan dan masyarakat desa melokalisir limbah oli dan membantu membersihkan sepanjang pantai yang tercemar,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang Wawan Setiawan.

Hal itu tertuang dalam UU no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Dalam aturan itu, ada 4 kewenangan yang ditarik ke provinsi, salah satunya pengelolaan pesisir.

Sumur pengeboran Pertamina bocor

situasi di lokasi bocornya sumur pengeboran Pertamina, Jumat (19/7/2019)./Foto: Ega

 

“Limbah minyak itu akan kami musnahkan di PPLI Bogor,” kata Ifki Sukarya, Vice President Relation PHE ONWJ.

Ifki Sukarya menambahkan, pihaknya pun mengadakan Program Desa Siaga Sedari merupakan sebuah upaya Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui anak perusahaannya, yaitu Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

“Desa Sedari memiliki 4.730 warga yang terisolir karena medan tempuhnya yang memiliki ketergantungan terhadap pasang surut air laut dan lebih dari 50% masyarakatnya tidak memiliki pekerjaan, terlebih lagi wilayah tersebut sudah terkena dampak abrasi pantai,” tambahnya.

Sumur pengeboran Pertamina bocor

situasi di lokasi bocornya sumur pengeboran Pertamina, Jumat (19/7/2019)./Foto: Ega

 

Keterbatasan akses air bersih, ungkapnya, menjadi salah satu faktor dominan yang menunjukan rendahnya tingkat kesehatan, selain itu Desa Sedari sering mendapatkan kiriman sampah atau limbah dari laut.

“Selama ini, air hujan adalah salah satu air sumber air bersih yang paling penting pada wilayah ini. Melihat Hal tersebut PHE ONWJ yang merupakan perpanjangan tangan dari PT Pertamina (Persero) membuat Reverse Osmosis (RO), hal tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar, sebagai air minum yang dapat dimanfaatkan sepanjang waktu,” katanya.

Instalasi Reverse Osmosis (RO) yang dilakukan PHE ONWJ itu sendiri, katanya, merupakan upaya segera yang dapat dilakukan untuk bisa memenuhi kebutuhan air minum keluarga di Desa Sedari.

Sumur pengeboran Pertamina bocor

situasi di lokasi bocornya sumur pengeboran Pertamina, Jumat (19/7/2019)./Foto: Ega

 

“Instalasi RO dilaksanakan di dua dusun di Desa Sedari, terutama di wilayah yang sangat bermasalah dengan air minum dan memiliki akses yang cukup baik dari berbagai dusun di Desa Sedari, keberadaan instalasi air reverse osmosis (RO) sangat penting untuk investasi kesehatan di Desa Sedari,” katanya.

RO memungkinkan kebutuhan air sebagai nutrisi esensial untuk tubuh manusia harus dapat dipertahankan, jelasnya, dan jika mungkin aksesnya diperluas.

“Berawal dari kesehatan inilah Desa Sedari turut membangun Desa Siaga Sedari, selain Siaga kesehatan Desa Sedari juga membentuk Siaga Ekonomi dengan membentuk UKM yang memberdayakan masyarakat, selain itu Siaga Pendidikan, Siaga Lingkungan, dan Siaga Bencana,” tandasnya.

(mar/ega/Pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

10 Manfaat Menakjubkan Lemon Myrtle

Nama lemon myrtle mungkin agak terdengar asing di telinga kebanyakan orang. Padahal, kita semua pastinya telah sering menggunakan lemon dalam makanan.