Pakar Hukum : KPK Bisa Turun Selidiki Kasus Pemilu 2019. Berikut Rincian Aliran Dana Jual Beli Suara di Karawang

Pakar Hukum Karawang Eigen Justisi, SH, MH. (foto Ega)

Pakar Hukum Karawang Eigen Justisi, SH, MH. (foto Ega)


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Kasus 12 PPK atau penyelenggara pemilu tingkat kecamatan yang diduga terlibat kasus jual beli suara Pileg 2019 di Karawang sudah mengembalikan uang kepada Caleg Perindo EK Budi Santoso. Uang yang dikembalikan itu hanya baru sebagian. Itu diungkapkan Ketua KPU Karawang Miftah Farid beberapa waktu lalu.

“Sudah ada proses pengembalian dari oknum-oknum PPK kepada caleg yang bersangkutan,” ujar Miftah.

Menanggapi hal itu, Pakar Hukum Karawang, Eigen Justisi, SH MH mengatakan, kasus yang sudah membuat heboh publik ini masih bisa diproses secara hukum meski sudah ada pengembalian uang. Dasarnya adalah UU no 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi.

“Masih bisa dilanjutkan proses hukumnya,” ujar Eigen kepada Pojokjabar.com, Rabu (19/6/2019).

Alasannya, kata Eigen, kasus ini merupakan pidana murni sehingga penegak hukum bisa bergerak untuk menuntaskan kasus tersebut. “Seharusnya bisa (lanjut) karena itu pidana murni,” katanya.

Bukan hanya Polisi, lanjut Eigen, lembaga penegak hukum lain seperti Kejaksaan bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa sangat dimungkinkan turun ke Karawang mengusut kasus tersebut.

“Kalau ada laporan KPK juga bisa bergerak,” ujar Eigen.

Dalam kasus ini lanjut Eigen, jika terbukti maka penyuap dan yang disuap bisa dijerat pidana dengan ancaman hukum penjara.

Diketahui, Aliran dana ini mengalir dari Caleg DPR RI Partai Perindo Dapil Jabar VII bernama EK Budi Santoso. Uang itu ditransfer Caleg ke 12 PPK melalui rekening bank.

Dari data yang berhasil dihimpun, berikut Rinciannya :

1.Sn, PPK Rengasdengklok menerima pembayaran 60% Rp 67.020.000 dan pembayaran 40% Rp 44.680.000 jumlah Rp 111.700.000 dikirim oleh EK. Budi Santoso atau Engkus Kusnaya.

2.NS, PPK Karawang Barat menerima pembayaran 60% Rp 92.460.000 dan pembayaran 40% Rp 61.640.000 jumlah Rp 154.100.000 dikirim oleh EK. Budi santoso atau Engkus Kusnaya

3.AS, PPK Karawang Timur menerima pembayaran 60% Rp 74.820.000 dan pembayaran 40% Rp 49.880.000 jumlah Rp 124.700.000 dikirim oleh EK. Budi Santoso atau Engkus Kusnaya

4.AA, PPK Kutawaluya menerima pembayaran 60% Rp 36.960.000 dan pembayaran 40% Rp 24.640.000 jumlah Rp 61.600.000 dikirm oleh EK. Budi Santoso atau Engkus Kusnaya

5.Sa, PPK Tirtajaya menerima pembayaran 60% Rp 43.680,000 dan pembayaran 40% Rp 29.120.000 jumlah Rp 72.800.000 dikirm oleh EK. Budi Santoso atau Engkus Kusnaya.

6.AS, PPK Telukjambe Timur menerima pembayaran 60% Rp 70.560.000 dan pembayaran 40% Rp 47.040.000 jumlah Rp 117.600.000 dikirm EK. Budi Santoso atau Engkus Kusnaya.

7.AT, PPK Telukjambe Barat menerima pembayaran 60% Rp 33.600.000 dan pembayaran 40% Rp 22.400.000 jumlah Rp 56.000.000 dikirm EK. Budi santoso atau Engkus Kusnaya.

8.EJL, PPK Lemahabang menerima pembayaran 60% Rp 38.520.000 dan pembayaran 40% Rp 25.680.000 jumlah Rp 64.200.000 dikirm EK. Budi Santoso atau Engkus Kusnaya.

9.PP, PPK Jatisari menerima pembayaran 60% Rp 44.520.000 dan pembayaran 40% Rp 29.680.000 jumlah Rp 74.200.000 dikirm EK. Budi Santoso atau Engkus Kusnaya.

10.IP, PPK Cikampek menerima pembayaran 60% Rp 32.040.000 dan pembayaran 40% Rp 21.360.000 dikirm oelh EK Budi Santoso atau Engkus Kusnaya.

11.SS, PPK Rawamerta menerima pembayaran 60% Rp 33.780.000 dan pembayaran 40% Rp 22.520.000 jumlah Rp 56.300.000 dikirm oelh EK Budi Santoso atau Engkus Kusnaya.

12.SJ, PPK Majalaya menerima pembayaran 60% Rp 32.040,000 dan pembayaran 40% Rp 21.360.000 jumlah Rp 53.400.000 dikirm oleh EK Budi Santoso atau Engkus Kusnaya. (Ega/Pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds