Pria Misterius Tawarkan Uang Damai Minta Hentikan Berita, Suruhan Oknum Penyelenggara Pemilu?

Caleg DPR RI dari Perindo, Engkus Kusnaya Budi Santoso, saat jumpa pers masalah jual beli suara di Pileg lalu dirinya mengaku menggelontorkan dana hampir 1 Milyar untuk para penyelenggara pemilu.

Caleg DPR RI dari Perindo, Engkus Kusnaya Budi Santoso, saat jumpa pers masalah jual beli suara di Pileg lalu dirinya mengaku menggelontorkan dana hampir 1 Milyar untuk para penyelenggara pemilu.


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Kasus jual beli suara saat pemilu legislatif April 2019 di Karawang terus memanas. Maklum, kasus ini diduga akan menyeret sebanyak 12 Ketua PPK dan 1 oknum Komisioner KPU berinisial AS.

Sejumlah pihak yang diduga menerima uang dari Caleg DPR RI bernama EK Budi Santoso Dapil Jabar VII ini mulai gerah dan berusaha mengintervensi wartawan agar tidak terus menerus memuat berita tersebut.

Pojokjabar.com adalah satu diantara media lain yang instens menulis berita kasus tersebut. Pada Sabtu (15/6/2019) petang, seseorang yang tidak diketahui namanya menelpon Pojokjabar.com. Pria ini enggan menyebutkan identitasnya saat itu.

Namun, dalam perbincangan melalui sambungan WhatsApp, sang oknum meminta agar wartawan tidak melanjutkan menulis berita soal kasus yang sedang ramai tersebut.

“Kang sok kudu kumaha PPK, kudu aya sabaraha? Eta berita bisa moal dihapus,” (bang harus gimana PPK, harus ada berapa? itu berita bisa engga di hapus-red) ucap pria ini, menggunakan bahasa sunda.

Dia juga berjanji akan memberi sejumlah uang jika berita-berita soal kasus itu dihapus. Salah satu media online yang ia tekankan adalah media online regional yang berbasis di Karawang. Media ini yang pertamakali menulis kasus tersebut.

“Sok ku akang rundingkeun hela bisa moalna, kudu aya barahana, ke telpon saya,” (silahkan sama abang di musyawarahkan bisa tidaknya berita di hapus, harus ada berapa (penawaran uang) nanti telpon saya),”tamabah pria misterius yang menggunakan nomor Telkomsel tersebut.

Diketahui, kasus dugaan jual beli suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 ini mencuat di Kabupaten Karawang selama beberapa hari terakhir.

Seorang Caleg dari Dapil Jabar VII yang maju lewat Partai Perindo, Engkus Kusnaya Budi Santoso mengungkap praktek haram tersebut ke publik beberapa waktu lalu.

Kepada sejumlah wartawan, EK biasa pria ini disapa, mengaku telah ditipu oleh belasan Ketua PPK dan oknum Komisioner KPU Karawang berinisial AM.

Tak tanggung-tanggung, EK mengaku sudah mengeluarkan uang hampir Rp1 Milyar yang ditransferkan kepada penyelenggara pemilu tersebut.

Saat itu ia dijanjikan bisa meraih suara sebanyak 50 ribu dengan syarat menyetorkan sejumlah uang. Namun nyatanya, EK hanya meraih suara sebanyak 4 Ribu di Kabupaten Karawang. (Ega/Pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds