Cerita Mudik Warga Soal Macet Hingga Harga Tiket Naik, Tetap Rindu Mudik

Cerita perjalanan mudik./Fotoo: Istimewa

Cerita perjalanan mudik./Fotoo: Istimewa

POJOKJABAR.com, INDRAMAYU– Perjalanan mudik 2019 menyisakan banyak cerita, termasuk soal perjalanan hingga kenaikan harga, Jumat (14/6/2019).

Bukan hanya itu, kejadian macet, kehabisan bensin, hingga melihat kecelakaan menjadi bagian dari cerita mudik.

Hal ini sebagaimana disampaikan salah seorang warga bernama Herdianita Hayuningtyas melalui akun Facebook miliknya.

“Mau cerita sedikit soal mudik tahun ini ke Malang via tol. Berangkat dari Indramayu jam 7.30 sampai Malang jam 21.00.  Mulai masuk tol di Brebes timur karena tol Cirebon (kanci) ditutup saat itu kami berangkat hari Sabtu pagi.
Perjalanan sampai Malang Alhamdulillah tanpa hambatan alias ga kena macet, beberapa kali harus berhenti di rest area karena anak anak sudah bosan di dalam mobil dan kebutuhan perut yang harus dipenuhi juga,” bebernya.

Pulang hari Minggu pagi dari Malang jam 08.00 sampai Batang jam 18.00, lanjutnya, karena malamnya pihaknya hendak menginap di Batang dulu sebelum lanjut ke Cirebon.

“Nah saat pulang ini yang rada deg deg an ga kayak berangkatnya. Pas pulang bensin tinggal 3 kotak ndelalah di daerah Semarang lumayan padat merayap. Mencari rest area sepanjang jalan dari Semarang menuju Batang selalu penuh mau masuk aja susah. Akhirnya di putuskan keluar tol di daerah Kaliwungu (sebelum Batang) untuk isi bensin dan istirahat sejenak,” tambahnya.

Mudik-Lebaran

(Ilustrasi) mudik Lebaran.

 

Dari Batang ke Cirebon lanjut hari Senin, masih kata Herdianita, kebetulan kami berangkat jam 15.00 masuk tol Batang. Rencana awal mau keluar di tol Kanci (Cirebon) nah pas sudah masuk area Brebes kendaraan sudah mulai merayap alias Macet.

“Kami mencoba coba, oh mungkin di depan udah g macet, eh tambah lama malah tambah pelan jalannya.😂😂😂
Akhirnya kami keluar di Tol Pejagan (sebelum Kanci), masuk Cirebon sudah gelap kalau g salah jam 18.30 apa ya,” katanya.

Total tol Malang Cirebon (PP) 1.050.000, jelas Herdianita, padahal perkiraan 1.500.000, info dari harga tol yang beredar, Alhamdulillah hemat beberapa ratus ribu tapi ini juga karena kami keluar dan masuk tol tidak sesuai rencana persis.

ilustrasi mudik

Ilustrasi

 

“Untuk bensin tergantung kendaraan ya, tapi Alhamdulillah lumayan hemat untuk mobil kami. Alhamdulillah pas pulang ga ketemu dengan kecelakaan, berbeda dengan pas berangkatnya,” katanya.

Untuk perbandingan tiket kereta atau tiket pesawat, menurut Herdianita, tentu perjalanan menggunakan kendaraan pribadi jauh lebih hemat ya. Tapi ya pasti bedanya di fisiknya, yang menyetir yang terkuras energinya.

“Pas lebaran kemarin kebetulan ketemu dengan saudara cerita biasanya tahun tahun sebelumnya selalu mudik naik pesawat. Tahun ini mudiknya pakai kereta, infonya karena harga tiket pesawat dua kali lipat dari tahun tahun sebelumnya (pas lebaran),” ungkapnya.

Cerita perjalanan mudik

Cerita perjalanan mudik./Fotoo: Istimewa

 

Tahun tahun sebelumnya saat lebaran, katanya, Jakarta Malang bisa dapat di harga 750.000 per orang sekarang 1.500.000 per orang.

“Wow jadi kenaikan harga tiket ini memang bukan hoax, ya. Akhirnya sepupu saya memilih naik kereta, infonya tiket kereta nya kena di kisaran harga 600.000 – 700.000. Nah pas sampai di Indramayu, si kakak nanya ke ayah kapan kita ke Malang naik kereta 😂😂😂. Iya, nanti ya kalau pas pulang lagi naik kereta….baiklah ku tak sabar menunggu pulang kampung selanjutnya. 😍😍😍😍,” tandasnya.

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds