Pemkab Karawang Beberkan Sikap Tegas ASN Pasca Libur Lebaran 2019

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

POJOKJABAR.com, KARAWANG–  Pemkab Karawang menyiapkan sanksi tegas bagi para ASN yang membolos.

Pemkab Karawang melarang para aparatur sipil negara atau pegawai negeri sipil (ASN/PNS) tidak boleh bolos di hari pertama masuk kerja usai libur panjang lebaran.

“Semua ASN/ PNS harus masuk kerja setelah libur lebaran,” tegas Bupati  Cellica  Nurachdiana melalui  kepala BKPSDM   Asep Aang Rahmatullah kepada awak media,  Minggu (9 /6).

Asep Aang Rahmatullah yang sering galau di panggil Aang menyatakan, pihaknya akan menggelar sidak ke seluruh instansi saat hari pertama masuk kerja.

Melalui sidak itu, akan diketahui PNS bandel yang menambah sendiri masa liburnya.  Dia juga  mengaku akan memberikan sanksi tegas bagi PNS yang membolos.

Sanksi itu disesuaikan dengan aturan yang berlaku kepada para ASN pada hari pertama kerja pada tanggal 10 Juni 2019 sesuai dengan Surat dari Menpan-RB bernomor B/26/M.SM.00.01/2019.

“Kita siap laksanakan sidak lagi di hari pertama kerja,” ucapnhya.

Nantinya jika masih ada ASN yang membolos bakal diberikan sanksi hukuman disiplin sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

Aang menegaskan berdasarkan PP tersebut, terdapat 3 jenis hukuman disiplin yaitu dibagi ke dalam beberapa kategori, yaitu ringan, sedang, dan berat.

Sementara itu jika berkaca dari pengalaman sidak pada hari Jumat 31 Mei 2019 tingkat kehadiran ASN di Karawang cukup tinggi.

“Pantauan tim sidak BKPSDM ke perangkat daerah di Lingkungan Pemkab Karawang tingkat kehadiran pegawai pada Jumat 31 mei 2019 rata-rata 97,63 %,” pungkasnya.

(son/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds