Belasan Orang Terjaring dalam Operasi Cipta Kondisi

Petugas satpol pp tengah memberikan pengarahan. Yanto/pojokjabar

Petugas satpol pp tengah memberikan pengarahan. Yanto/pojokjabar


POJOKJABAR.com, INDRAMAYU – Minuman beralkohol (Mihol), pengamen, dan pengganggu ketertiban umum menjadi target operasi cipta kondisi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Senin (20/05/2019) malam.

Belasan orang baik berusia dewasa hingga anak-anak, dan puluhan liter mihol berjenis tuak, serta satu paket obat-obatan berbentuk pil berwarna kuning, berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu dan Satpol PP Provinsi Jabar. Didapat dari tiga lokasi berbeda di Wilayah Kota Indramayu.

Mereka yang telah terjaring operasi cipta kondisi digiring ke kantor Satpol PP Indramayu untuk di data dan dilakukan pembinaan. Sehingga tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Lokasi razia yakni di GOR Singalodra, Dayung Bojongsari, dan Sport Center Indramayu,” ungkap Taman, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Indramayu.

Disampaikan Taman, dari banyaknya orang yang terjaring dalam operasi cipta kondisi, lebih didominasi oleh para peminum tuak.

“Untuk obat-obatan sendiri perlu pemeriksaan lebih lanjut,” cetusnya.

Operasi tersebut bertujuan untuk menjaga ketentraman dan keteriban umum di masyarakat. Terlebih di Bulan Ramadhan. Sehingga masyarakat fokus melaksanakan ibadah puasa.

“Kegiatan cipta kondisi merupakan agenda rutin tahunan Satpol PP Provinsi Jabar,” kata Zezen, Analisis Intelegen Satpol PP Provinsi Jabar.

Selain di Indramayu, sambung Zezen, pelaksanaan kegiatan cipta kondisi juga dilakukan secara serentak di 8 Daerah Jabar, salah satunya Kota Bogor.

“Indramayu baru pertama kali,” ucap Zezen.

(pri/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds