Kubu Prabowo Fokus Garap Suara Pantura, Tak Ingin Ulang Kejadian Pilpres 2014

Prabowo Subianto (Rmol)

Prabowo Subianto (Rmol)

POJOKJABAR.com— Subang, Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon, suara Prabowo Subianto kalah di empat wilayah Pantura ini pada Pilpres 2014 lalu. Kini tim sukeses Prabowo ingin menang di sana.

Padahal, berkaca dari pilpres sebelumnya, Prabowo berhasil memenangkan suara di Jabar dengan margin 20 persen.

Akan tetapi, hal itu belum cukup mengungguli Jokowi yang mendulang suara di Jateng dengan margin 40 persen.

“Prabowo memenangkan pilpres di Jawa Barat dengan margin 20% (60:40). Waktu itu Jawa Barat menyumbang 4,7 juta suara bersih. Tetapi di Jawa Tengah kalah margin 40% (70:30). Mereka menciptakan suara tambahan sebesar 6 juta, jadi menang,” kata Juru Bicara Badan Pemenangan Daerah (BPD) Capres 02, Radhar Tribaskoro kepada Kantor Berita RMOLJabar (Group Pojokjabar.com), Rabu (20/3).

Sehingga, 2019 ini BPD Jabar berupaya secara maksimal untuk meraih suara lebih banyak lagi. Khususnya di daerah Pantura yang 2014 lalu tidak bisa dimenangkan oleh Prabowo.

“Kemarin baru menyelesaikan perjalanan di Pantura. Di Pantura itu kita kalah juga dengan margin yang sama 60:40,” jelasnya.

“Subang, Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon dari 27 kabupaten/kota Jawa Barat, hanya kalah 4 (daerah itu). Kita ingin mengembalikan keadaan di sana,” jelasnya.

Radhar mengaku, saat ini elektabilitas Probowo-Sandi sudah jauh membaik, dimana survei terakhir BPN di Kabupaten Cirebon menang dengan 62%.

“Indramayu kita juga sudah menang walaupun dengan margin yang tipis ya 54%, di Kabupaten Cirebon kita masih kalah tipis 48%,” tuturnya.

Radhar berharap, disisa waktu 1 bulan ini para relawan terus menguatkan kerja, baik di lapangan maupun komunitas ke komunitas.

“Harapannya posisi di Pantura akan berbalik menjadi 60:40 untuk Prabowo,” pungkasnya.

(gan/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds