1.200 Surat Suara Pilpres Ditemukan Rusak di Indramayu, Begini Kondisi Kerusakannya

Surat suara tengah dilipat di Kabupaten Indramayu Jawa Barat (yanto)

Surat suara tengah dilipat di Kabupaten Indramayu Jawa Barat (yanto)

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, INDRAMAYU — Sebanyak 1.380.500 surat suara DPR RI Dapil VIII Jabar dan 1.382.000 surat suara presiden dan wakil presiden disortir oleh 307 orang, Selasa (12/03/2019).

Penyortiran terhadap jutaan surat suara itu ditargetkan selesai selama satu pekan. Dari jumlah tersebut, baru ditemukan sebanyak 1.200 surat suara dalam kondisi rusak.

Cetakan gambar tidak jelas dan ukuran masing-masing sisinya tidak pas.

“Kerusakan murni dari pihak percetakan,” ungkap Ahmad Toni Fatoni, Ketua KPU Kabupaten Indramayu.

Sebanyak 1200 Surat suara yang rusak itu akan disampaikan kepada pihak percetakan dan KPU Provinsi Jabar, untuk segera dilakukan penggantian, mengingat pergantian  tersebut dilakukan secara periodik.

“Kira buatkan berita acara kerusakan surat suara,” tandasnya.

Disinggung terkait berapa besaran upah para peserta sortir, disampaikan Ahmad Toni Fatoni, seharga Rp75/lembar surat suara.

“Rp75/lembar surat suara, tapi mereka sudah dikasih makan,” ucapnya.

Salah satu peserta sortir surat suara, Nurlela dari Terusan, mengaku sudah dua kali ini mengikuti penyortiran surat suara  yaitu Saat Pilgub Jabar dan Pemilu 2019.

Dalam melakukan penyortiran surat suara, dikatakan Nur Lela, bekerja semampunya saja, kemarin dirinya datang ke lokasi pada siang hari dan pulangnya pada sore hari.

“Dapat upah Rp70.000, hanya bisa mensortir dua dus surat suara,” paparnya.

 

(pri/pojokjabar)

loading...

Feeds