Penderita DBD di Karawang Bertambah Lagi

BERANTAS NYAMUK: Pemerintah Desa Dawuan Timur lakukan fogging agar tidak ada lagi warganya terkena DBD. ASEP SOPIAN/RADAR KARAWANG

BERANTAS NYAMUK: Pemerintah Desa Dawuan Timur lakukan fogging agar tidak ada lagi warganya terkena DBD. ASEP SOPIAN/RADAR KARAWANG


Sementara, Amuh ketua RT02 membenarkan bahwa ada salah satu warganya yang mengalami DBD. Ia juga berharap tidak ada lagi warganya yang terjangkit oleh penyakit yang cukup berbahaya itu.

”Iya sudah ada yang positif DBD. Dirawat di RS Titian Bunda anak usia 4,5 tahun,” ungkapnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang dr Nurdin mengatakan, kasus positif DBD tahun 2017 jumlah kasusnya ada 102 orang, tapi di tahun 2018 jumlah kasus menurun jadi 60 orang, sementara tahun 2019 ini terhitung sampai bulan Januari 2019 jumlah kasus baru 2 orang.

Diharapkan, jumlahnya menurun dan masyarakat bisa selalu menerapkan pola hidup bersih dilingkungannya masing-masing.

”Per Januari 2 orang saja, semoga tidak ada lagi,” kata Nurdin.

Namun, Minggu (3/2/19), dr Nurdin mengungkapkan, jumlah penderita DBD saat ini sudah mencapai enam orang. ”Sampai hari ini 6 kasus di Kecamatan Telukjambe, Rawamerta, Kotabaru, Karawang Barat, Karawang Timur dan Cilebar,” pungkasnya.

(RK/nce/rud/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds