Penderita DBD di Karawang Bertambah Lagi

BERANTAS NYAMUK: Pemerintah Desa Dawuan Timur lakukan fogging agar tidak ada lagi warganya terkena DBD. ASEP SOPIAN/RADAR KARAWANG

BERANTAS NYAMUK: Pemerintah Desa Dawuan Timur lakukan fogging agar tidak ada lagi warganya terkena DBD. ASEP SOPIAN/RADAR KARAWANG


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Penderita demam berdarah dengue (DBD) terus bertambah, catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang, sampai saat ini sudah ada enam korban terkena DBD.

Terbaru, salah satu anak usia 4,5 tahun warga Desa Cikampek Timur harus di rawat di RS Titian Bunda karena terkena DBD.

Kriswanto Sekretaris Desa (Sekdes) Cikampek Timur menyampaikan, pihaknya khawatir nyamuk DBD terus berkembang sehingga mengadakan kegiatan fogging di semua rumah yang berada di wilayah Desa Cikampek Timur, terutama pada RT02 RW07 yang diketahui sudah ada 1 orang warganya positif DBD.

”Sudah ada yang positif DBD dan dirawat di Rumah Sakit Titian Bunda,” kata Kriswanto, kepada Radar Karawang (Pojoksatu.id Group) saat melakukan fogging, Sabtu (2/2/19).

Fogging ini, lanjutnya, untuk mencegah penyebaran nyamuk aedes aegypti yang menjadi penyebab penyakit DBD itu, dilakukan oleh Pemerintah Desa Cikampek Timur karena kebetulan pihaknya sudah memiliki alat untuk fogging.

”Kita kebetulan punya mesin fogging dari swadaya masyarakat. Maka hari ini kita langsung lakukan fogging,” katanya.

Selain dilakukan fogging, lanjut Kriswanto, ia juga berpesan kepada semua warga Cikampek Timur untuk memiliki kesadaran bersama agar berperilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.

”DBD ini kan disebabkan oleh nyamuk. Jadi jangan sampai ada genangan air yang akan menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk Aedes Aegypti,” pesannya.

Loading...

loading...

Feeds