Ribuan Warga Mendadak Rekam E-KTP, Bawaslu Indramayu Minta KPU Validasi Daftar Pemilih Khusus

Komisioner Bawaslu Indramayu Divisi Hukum Data dan Informasi Haidar (foto yanto)

Komisioner Bawaslu Indramayu Divisi Hukum Data dan Informasi Haidar (foto yanto)

POJOKJABAR.com, INDRAMAYU — Bawaslu Kabupaten Indramayu minta Komisi Pemilihan Umum Indramayu melakukan validasi jumlah pemilih pada Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Hal itu mengingat 27 Desember 2018 Ribuan warga melakukan perekaman E-KTP secara serentak.

“Warga pemilih yang sudah melakukan perekaman E-KTP kemarin, harus segera dimasukan ke Daftar Pemilih Khusus (DPK),” kata Haidar, Komisioner Bawaslu Indramayu Divisi Hukum, Data dan Informasi, Sabtu (05/01/2019).

Berdasarkan catatan Bawaslu Kabupaten Indramayu, untuk tahapan pemutakhiran daftar pemilih, Jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 1.318.945, Daftar Pemilih Tetap (DPT) sejumlah 1.361.391, dan Daftar Pemilih Tetap Hasil Penyempurnaan (DPTHP) tahap I yakni 1.355.509, DPTHP tahap II sebanyak 1.353.210, Daftar Pemilih Khusus (DPK) 1.529, dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) 846.

“Banyak terdapat data pemilih ganda, sehingga harus terus divalidasi,” tuturnya dalam sambutan publikasi catatan akhir tahun 2018 Bawaslu Indramayu.

Lanjutnya, Karena warga yang sudah melakukan perekaman E-KTP sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih berdasarkan UU Pemilu, maka secepatnya data pemilih tersebut segera dimasukan dalam DPK. Terlebih jumlahnya mencapai ribuan orang.

“Ada ribuan warga yang sudah melakukan perekaman E-KTP belum lama ini, datanya harus segera dimasukan pada DPK agar warga bisa memilih,” katanya.

Meskipun proses pemutakhiran daftar pemilih sampai berjilid-jilid, pihaknya mengapresiasi hal tersebut demi validitas data pemilih.

“Pemilu Tahun 2014 lalu penetapan DPTHb dan DPK menjelang hari H. Sementara di Pemilu 2019 KPU sudah menetapkan DPTHb dan DPK tahap I,” terang Haidar.

(pri/pojokjabar)

loading...

Feeds