Bendung Karet Indramayu Kurangi Resiko Banjir di 3 Desa

Bendung Karet Indramayu./Foto: Rmol

Bendung Karet Indramayu./Foto: Rmol

POJOKJABAR.com, BANDUNG- Guna atasi masalah banjir di kawasan permukiman dan pertanian Pantai Utara Kabupaten Indramayu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2018 telah menyelesaikan pembangunan Bendung Karet Kali Perawan di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur.

Kawasan tersebut memang kerap mengalami banjir akibat pasang-surut dan intrusi air laut.

Akibatnya air menjadi payau dan tidak layak untuk dikonsumsi atau untuk mengairi lahan persawahan.

Kehadiran bendung karet akan mengurangi resiko banjir di 3 (tiga) desa seluas 380 hektare yakni Desa Kertawinangun, Desa Ilir dan Desa Soge.

Selain mengatasi banjir dan intrusi air laut, pembangunan Bendung Karet yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Ditjen Sumber Daya Air juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan air atau long storage.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan bendung karet seperti ini merupakan salah satu cara yang cukup efektif dan efisien untuk pengelolaan air tawar. “Pembangunan bendung tidak membutuhkan pembebasan lahan karena menggunakan badan sungainya sendiri. Desain dan konstruksinya lebih sederhana dibanding pembangunan bendungan. Biayanya pun lebih kecil yakni untuk Bendung Karet Kali Perawan sebesar Rp 67,4 miliar,” ujar Menteri Basuki saat meninjau Bendung Karet Kali Perawan, Kamis (8/11/2018).

loading...

Feeds